Pelatih Tibo klaim jadi pelatih tercepat hasilkan juara dunia tinju

id Tibo Monabesa

Pelatih  Tibo klaim jadi pelatih tercepat hasilkan juara dunia tinju

Petinju Indonesia Tibo Monabesa (tengah) diarak keliling ring tinju usai melaksanakan pertandingan memperebutkan gelar juara dunia International Boxing Organization (IBO) kelas terbang melawan petinju Australia Omari Kimweri di GOR Oepoi Kota Kupang ,NTT Minggu (7/7/2019) malam. Tibo berhasil mengalahkan Omari dengan menang angka dalam laga yang berlangsung selama 12 ronde dan ditetapkan sebagai juara dunia versi International Boxing Organization (IBO) kelas terbang. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha. (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Mataram (ANTARA) - - Pelatih Tibo Monabesa, Armin Tan mengklaim bahwa dirinya adalah pelatih tercepat di Indonesia yang berhasil melahirkan  juara dunia.

"Saya pelatih tercepat di Indonesia yang melahirkan juara dunia. Hanya dalam kurun waktu tiga tahun saya melatih Tibo dan semalam Tibo berhasil menjadi juara dunia," kata Armin Tan kepada Antara di Kupang, Senin (8/7), menanggapi anak asuhnya yang berhasil menjuarai kejuaraan tinju dunia, Minggu (7/7) usai mengalahkan petinju asal Australia Omari Kimweri.

Ia menambahkan sampai saat ini tak ada pelatih di Indonesia yang bisa menghasilkan seorang petinju sehingga bisa menjadi juara dunia.


Mantan atlet tarung bebas ini juga menceritakan bahwa pertama kali dirinya menemukan Tibo saat masih berusia 23 tahun.

"Saat itu dia masih menjadi seorang sopir angkot di Jakarta. Dan, saya bilang ke dia, saya akan menjadikan kamu juara dunia. Dan semalam terbukti," ujar dia.

Ketika menemukan Tibo, lanjut dia, Tibo sudah berumur 23 tahun, namun tak membuat dirinya takut untuk melatih Tibo.

Terkait rencana berikutnya, Armin yang juga seorang promotor tinju itu menambahkan bahwa tak ingin memikirkan macam-macam terlebih dahulu.

"Untuk selanjutnya, kami ingin berlibur dulu. Tentu dia akan menjadi incaran dari petinju di dunia, tetapi itu nanti baru dipikirkan," tambah dia.

Tibo berhasil mengalahkan lawannya, petinju asal Australia dalam 12 ronde penuh setelah tiga hakim memberikan kemenangan angka masing-masing hakim Jerrold Tomeldan memberi nilai 114-113, hakim Kriangsak Thonghong 116-111 dan hakim Cherdchai Srirat 118-110.

Baca juga: Promotor ungkap sulitnya jaring calon petinju profesional Indonesia