Harga cabai rawit di Sumbawa Rp150 per kilogram, bikin pusing warga

id Cabai rawit,Antaranewsntb

Harga cabai rawit di Sumbawa Rp150 per kilogram, bikin pusing warga

Harga cabai kembali naik sehingga dikeluhkan pembeli. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

"Sepertinya untuk beberapa hari ini saya harus  istirahat dulu menjual cilok sampai harga cabai normal kembali"
Mataram (ANTARA) - Warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menjerit dengan harga cabai yang tembus hingga Rp150 ribu per kilogram akibat tingginya ongkos kirim dari Pulau Lombok.

Lily, seorang pembeli di pasar Renteng, Sumbawa Besar, kepada Antara, Selasa, mengatakan tingginya harga cabai membuatnya harus pandai bersiasat dalam menggunakan cabai.

“Dengan tingginya harga cabai yang mencapai Rp150 ribu per kilogram membuat saya harus memutar otak bagaimana harus mensiasati dalam menggunakan cabai, terlebih harga bahan pokok lainnya ikut melonjak.

“Saya juga terpaksa harus mengurangi porsi dagangan karena harga kangkung juga ikut naik, sulit juga harus mengurangi penggunaan cabai sebab itu sudah menjadi resep turun-temurun, dan itu menjadi favorit pelanggan saya” kata Lily yang juga berjualan pelecing kangkung.

Kendati demikian, Lily  memaklumi harga cabai yang begitu tinggi sebab para pedagang memasoknya dari Lombok.

“Mungkin ongkos kirim dari Lombok juga naik, kita memakluminya sebab sebagian besar para pedagang bahan pokok yang ada di sini juga kan memasok dari Lombok, sedangkan di Lombok sendiri harga cabai berkisar antara Rp70-80 ribu per kilogram, sangat wajar menurut saya,” katanya.

Sementara itu, Ernawati, pedagang cilok yang biasa berlangganan cabai di pasar Renteng merasa terkejut dengan harga cabai yang begitu tinggi.

“Saya terkejut tadi dengan harga cabai yang begitu tinggi, sebab sebelum hari raya Idul Adha kemarin harganya masih Rp70 ribu per kilogram, sekarang sudah mencapai  Rp150 ribu per kilogram," katanya.

“Sepertinya untuk beberapa hari ini saya harus  istirahat dulu menjual cilok sampai harga cabai normal kembali dan berharap pemerintah bisa memberikan solusi terbaik dari kenaikan harga cabai ini,” katanya.

 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar