Hilang 17 bulan, bocah 9 tahun ditemukan di areal Sirkuit Mandalika

id Bocah,17 bulan,Lombok Tengah

Hilang 17 bulan, bocah 9 tahun ditemukan di areal Sirkuit Mandalika

Seorang anak bernama Moh Faris Alga (9), warga Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang hilang selama 17 bulan akhirnya ditemukan di areal Sirkuit Mandalika.

Tiba-tiba melihat anak dan seorang laki-laki (Narep "red) terbaring lemas di pinggir sirkuit
Mataram (ANTARA) - Seorang anak bernama Moh Faris Alga (9), warga Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang hilang selama 17 bulan akhirnya ditemukan di areal Sirkuit Mandalika.

"Faris Alga ditemukan oleh Anggota Brimob Lombok Tengah Brigadir Safi'i Apriadi yang sedang melaksanakan PAM di Lokasi sirkuit Mandalika," kata Komandan Kompi Brimob Lombok Tengah,  AKP Sandro Dwi Rahadian di Praya, Sabtu. 

Kronologis penemuan anak tersebut, pada hari Kamis malam sekitar pukul 19.00 Wita, Brigadir Safi'i Apriadi sedang melaksanakan tugas PAM di areal Sirkuit Mandalika sedang berjaga bersama rekan kerjanya.  Tiba-tiba melihat anak dan seorang laki-laki (Narep "red) terbaring lemas di pinggir sirkuit.

Karna masih dalam areal pengamanan, Brigadir Safi'i dengan sigap menghampiri apa yang terjadi. setelah didekati spontan ia mengenal sosok laki-laki tersebut yang merupakan teman masa kecilnya, dan sekaligus tetangga satu desa beda kampung. 

"Mengerti demikian, Safi'i merangkulnya bersama anak tersebut lalu dibawa ke pos penjagaan dan memberikan makan terhadap keduanya," katanya. 

Saat melihat bocah tersebut sedang makan, Brigadir Safi’i teringat jika di desanya telah hilang seorang anak sekitar 1,5 tahun yang lalu yang wajahnya terlihat mirip dengan bocah di depannya.

Kemudian mencari kontak tetangga Faris untuk dihubungi dan memastikan apa betul dia adalah Faris yg hilang sekitar 1,5 tahun lalu. 

"Setelah dirasa semuanya cukup betul kemudian Brigadir Safi’i mengantarkan bocah tersebut kepada pihak keluarga," katanya. 

Sesampainya di tempat keluarga Faris, bak mendapat durian runtuh, keluarga sangat bahagia tak terhingga. Dengan disambut isak tangis serta rasa haru yang mendalam dari pihak keluarga maupun kerabatnya.

"Mereka membenarkan bahwa bocah yang ditemukan tersebut adalah Moh Faris Alga yang hilang 17 bulan lalu," katanya. 

Menurut pernyataan kakeknya, bahwa Faris hilang sekitar September 2020, disaat bermain bersama teman-temannya,  namun setelah beberapa saat anak tersebut tidak kunjung kembali ke rumah, kakek, tetangga serta keluarga mencari kemana mana namun tidak ditemukan.

Tidak hanya sampai disitu keluarga menggunakan paranormal/dukun, namun tidak juga membuahkan hasil, yang akhirnya keluargapun pasrah dan menyatakan faris hilang 

"Lebih dari 26 Dukun/Paranormal yang saya gunakan namun faris tidak kunjung ditemukan," kata kakeknya Amaq Melaye. 

Menurut pengakuan Moh Faris Alga, ia dibawa oleh Narep ke Jawa Tengah, dengan berjalan kaki, terkadang  naik truk, sementara untuk makan ia terkadang menjual pete dan membersihkan taman. Kemudian diberi makan oleh pemilik taman, untuk tidur ia bersama Narep di sebuah rumah kosong. 

Sebagai bahan informasi bahwa Narep ini amdalah tetangga dari Moh Faris, dimana ia bisa dikatakan kurang normal dan suka dengan anak kecil sebagai teman bermain.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2022