Lombok Timur, NTB, 6/12 (ANTARA)- Kedua daun telinga bayi yang lahir dari pasangan H Khairuddin dengan Raihul Badarrohmi, warga Dusun Kumbung, Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat berbentuk lafadz Allah.
Raihul Badarrohmi, ibu dari bayi tersebut di Masbagik, Selasa mengatakan, bayi yang lahir pada Rabu malam (30/10) sekitar pukul 22.00 Wita di Puskesmas Pembantu (Pustu) Danger, Kecamatan Masbagik diberikan yang diberi nama M Yasir Al Khair itu jari kedua tangan dan kakinya berjumlah enam.
"Saya merasa kaget dengan kelahiran anak pertama kami, karena setelah saya perhatikan dengan seksama kedua telinganya berbentuk lafadz Allah serta yang lebih mengagetkan lagi jari kedua tangan dan kakinya enam. Ini berbeda dengan bayi pada umumnya," katanya.
Ia mengatakam, bayi dengan berat empat kilogram itu lahir dalam kondisi normal termasuk usia kandungan ibunya saat melahirkan.
"Sebelum melahirkan tidak ada firasat, tetapi kami hanya mengambil hikmahnya saja dengan memberikan nama M Yasir Al Khair. Saya baru mengetahui telinga bayi saya berbentuk lafadz Allah, setelah pulang dari Pustu Danger," ujarnya.
Dia mengaku keanehan pada bayi itu diberitahukan kepada bidan yang membantu melahirkan bayi tersebut, termasuk petugas Puskesmas Masbagik juga diberitahukan mengenai keanehan pada bayi tersebut.
Bahkan, katanya, petugas Puskesmas Masbagik sempat datang ke rumah untuk menyaksikan keanehan pada telinga bayu yang berbentuk lafadz Allah dan jari kedua tangan dan kakinya berjumlah enam.
"Ini merupakan rahasia Allah yang perlu diambil hikmahnya dan saya akan tetap memilihara bayi kami dengan sebaik-baiknya," kata Raihul.
Sementara itu Suhirman, Kepala Dusun Bumbang Timur mengaku keget setelah mendapat informasi mengenai keanehan pada telinga bayi yang berbentuk asma Allah. Ini tentu ada hikmahnya.
"Begitu mendapatkan laporan mengenai adanya bayi yang telinganya berbentuk lafadz Allah dan kedua jari kaki dan tangannya enam, saya langsung datang ke rumah orangtua bayi tersebut dan ternyata memang benar," katanya.
Ria Astuti, bidan yang membantu kelahiran bayi tersebut juga membenarkan bahwa telinga bayi tersebut berbentuk asma Allah serta jari tangan dan kainya berjumlah enam.
"Ketika membantu melahirkan bayi tersebut saya tidak memperhatikan keanehan pada bayi tersebut. Pada awalnya saya tida memperhatikan daun telinga bayi itu berbentuk lafadz Allah serta kedua jari tangan dan kakinya enam," katanya.
Ia mengatakan, setelah pulang dari pihak keluarga memberitahukan bayi tersebut memiliki keanehan di kedua telinga serta jari kaki dan tangannya.
"Saya juga merasa kaget saat melihat bayi yang saya bantu persalinannya itu. Ternyata memang benar kedua telinga bayi itu berbentuk asma Allah dan kedua kaki dan tangannya enam, tidak seperti jari bayi normal jumlahnya lima," kata Ria Astuti. (*)