Begal bersenjata ekor pari beraksi, tusuk warga Jerowaru Lombok Timur

id Begal,Keruak,Jerowaru,Lombok Timur,Ekor Pari

Begal bersenjata ekor pari beraksi, tusuk warga Jerowaru Lombok Timur

Suhardi, warga Desa Jerowaru, Lombok Timur, menjadi korban aksi begal saat melintas di jalan raya Dusun Telaga Bagek, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Minggu (14/8) dini hari.

Mataram (ANTARA) - Suhardi, warga Desa Jerowaru, Lombok Timur, menjadi korban aksi begal saat melintas di jalan raya Dusun Telaga Bagek, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Minggu (14/8) dini hari.

Korban mengalami luka di bagian bahu kanan, akibat ditusuk benda tajam (ekor pari) hingga harus menjalani perawatan di puskesmas. 

Hanya saja dalam kasus ini, barang milik korban tidak ada yang diambil pelaku. Kasusnyapun kini dalam penanganan dan  penyelidikan aparat kepolisian Polsek Keruak. 

Baca juga: Wisatawan asal Inggris dibegal di Lombok Timur

Baca juga: Maling sepeda motor di Lombok Timur tewas dihajar massa dan kakinya putus

Baca juga: Warga Praya Timur ditemukan meninggal bersimbah darah di Jerowaru Lombok Timur


Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban pada dini hari tersebut, melintas di TKP menggunakan sepeda motor dari wilayah Jor menuju Keruak. Tanpa disadari korban, sesampai di TKP dari arah belakang dipepet oleh dua  pelaku yang menggunakan sepeda motor. 

Korban kaget, salah seorang pelaku tanpa basa-basi langsung menusuk bahu kanan korban dengan menggunakan sajam dan   langsung kabur.

Petugas Puskesmas yang melihat sajam masih tertancap di bahu korban, korban langsung dirujuk ke RSUD dr Soejono Selong untuk menjalani operasi. 

Kapolsek Keruak, Iptu Mastar saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus pembegalan tersebut, yang mengakiatkan korban alami luka akibat ditusuk sajam

"Kasusnya masih dalam lidik, termasuk mengungkap motif aksi pelaku," katanya.

Dalam kejadian ini, tidak ada barang milik korban yang dibawa kabur pelaku, pelaku hanya melukai  korban  dengan cara menusuk korban dari belakang.

"Korban selamat, dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD dr Soejono Selong  untuk mencabut sajam yang masih tertancap tersebut," jelasnya.