Sulbar meningkatkan pelayanan untuk dukung ILP

id Pelayanan kesehatan primer Sulbar,Puskesmas,Posyantu,Kesehatan Primer,ILP,Integrasi Layanan Primer ,SDM kesehatan,Transf

Sulbar meningkatkan pelayanan untuk dukung ILP

Dinkes Sulbar melakukan rapat koordinasi untuk meningkatkan tata kelola pelayanan Puskesmas untuk mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang akan diterapkan pada 2024 di Mamuju, Minggu (26/11/2023). ANTARA Foto/M Faisal Hanapi.

Mamuju (ANTARA) - Puskesmas di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta agar meningkatkan tata kelola pelayanannya untuk mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang akan diterapkan pada tahun 2024.

"Program ILP telah dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Sulbar pada 2024," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulbar Indahwati Nursyamsi di Mamuju, Minggu.

Ia menjelaskan, program ILP di Sulbar akan diterapkan di seluruh puskesmas maupun pusat pelayanan kesehatan lainnya, seperti Puskesmas Pembantu dan Posyandu, agar terjadi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut dia, Dinkes Sulbar juga telah bertugas menyosialisasikan ILP yang merupakan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan.

Sehingga, katanya, seluruh Puskesmas di Sulbar diminta untuk mempersiapkan diri dengan memperbaiki tata kelola pelayanan kesehatan guna menerapkan ILP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dalam penerapan ILP, maka puskesmas di Sulbar pada 2024 diharuskan melakukan perubahan transforamsi layanan, sesuai dengan arahan dari Kemenkes RI, sehingga tata kelola pelayanan puskesmas harus ditingkatkan. Begitu juga dengan sumber daya manusia tenaga kesehatan yang dimiliki juga harus ditingkatkan," katanya.

Ia menyampaikan, Kemenkes RI telah menggulirkan transformasi sistem kesehatan dan telah terdapat enam pilar transformasi sistem kesehatan sebagai penopang kesehatan Indonesia.

Hal itu di antaranya transformasi pelayanan kesehatan primer, transformasi pelayanan kesehatan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, juga transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

"Transformasi pelayanan kesehatan primer yang tertuang dalam manajemen ILP, dilaksanakan melalui edukasi penduduk, pencegahan primer, pencegahan sekunder, dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas pelayanan kesehatan primer yang dilaksanakan di Puskesmas," katanya.

Ia juga menyampaikan, pilar prioritas pelayanan kesehatan primer ditata oleh pemerintah agar mampu melayani seluruh penduduk Indonesia dengan pelayanan kesehatan yang lengkap, berkualitas, dan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca juga: Sulbar meminta puskesmas terapkan Integrasi Layanan Primer
Baca juga: Sulbar berikan pendampingan hukum pelaku UMKM


"Program ILP ini melibatkan Puskesmas, unit pelayanan kesehatan di desa dan kelurahan yang disebut juga sebagai puskesmas pembantu dan posyandu, karena memiliki fasilitas pelayanan kesehatan primer," katanya.