Duet Zul-Rohmi di Pilgub NTB tergantung partai koalisi

id Pilgub NTB 2024,Pilkada Serentak 2024,PKS,Zul-Rohmi,Gubernur NTB,Duet Zul-Rohmi di Pilgub NTB,Duet Zul-Rohmi tergantung

Duet Zul-Rohmi di Pilgub NTB tergantung partai koalisi

Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Yek Agil dikonfirmasi wartawan usai acara halal bi halal di rumah dinas Ketua DPRD NTB di Kota Mataram, Selasa (16/4/2024). (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Yek Agil menegaskan, rencana deklarasi duet Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah jilid II di Pilgub pada 27 Nopember 2024 tergantung hasil dari keputusan partai-partai koalisi.

"Soal deklarasi pada prinsipnya kami dari partai setelah paket pengusung selesai. Kapan itu?. Kita berharap bisa secepatnya. Jadi kita tunggu saja," ujarnya usai acara halal bi halal di rumah dinas Ketua DPRD NTB di Kota Mataram, Selasa.

Ia mengatakan, pada prinsipnya politik sangat dinamis. Karena, semua partai tentunya ingin menang.

"Untuk mencapai menang itu pertama pastikan dulu partai koalisi jelas, paket pasangan sudah saling cemestry, elaktabilitas bisa terbaca dari hasil survei," katanya menerangkan.

Disinggung terkait koalisi dengan Perindo. Wakil Ketua DPRD NTB ini menyatakan secara komunikasi masih terus berjalan. Namun, seperti apa kelanjutan deklarasi dan duet Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah atau Zul-Rohmi, dirinya belum dapat memastikan. Sebab, menurut dia, kebijakan deklarasi ini ditentukan oleh dua, yakni partai dan personal pasangan calon.

"Jadi kalau Zul nyaman dengan Rohmi kami silakan. Tapi partai punya hitungan hitungan sendiri untuk memastikan agar paket yang di usung akan menang," ujar Yek Agil.

Yek Agil mengakui, keputusan mencalonkan kembali Zulkieflimansyah menjadi calon Gubernur NTB ini sudah diputuskan saat Muswil PKS tahun 2020. Namun, terkait dengan siapa Zul berpasangan diserahkan kepada Gubernur NTB periode 2018-2023 tersebut.

"Tugas kami memastikan hasil Muswil. Terkait paket pasangan dengan siapa itu tugas Zul. Tugas (partai) kami membangun komunikasi dengan partai lain untuk mengusung," ucapnya.

Baca juga: Pj Gubernur Lalu Gita bersyukur dilirik Golkar maju Pilgub NTB 2024
Baca juga: Cagub perseorangan di Jakarta membutuhkan 618.000 KTP pendukung


Disinggung terkait komunikasi dengan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi selaku Ketua PBNWDI, Yek Agil mengatakan sejauh ini belum ada komunikasi.

Meski demikian, secara partai selain Perindo, PKS tengah membangun komunikasi dengan 3-4 partai lagi untuk koalisi.

"Jadi semua masih dinamis, sehingga kalau soal deklarasi ini semakin ceoat juga lebih bagus karena politik butuh waktu," katanya.

Diketahui Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah resmi dilantik sebagai pemimpin Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19 September 2018.