PDIP akan kembali calonkan Jokowi

id Megawati Soekarnoputri,hamka haq,pdi perjuangan,jokowi

Salah seorang Wakil Ketua PDI Perjuangan Hamka Haq menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan NTB i, di Mataram, Senin (19/2). PDI Perjaungan akan kembali mencalonkan Jokowi pada Pilpres 201

Target sekarang masih tetap Jokowi
Mataram  (Antaranews NTB) - DPP PDI Perjuangan akan kembali mencalonkan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Target sekarang masih tetap Jokowi," kata salah seorang Ketua DPP PDIP Prof Hamka Haq saat Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan NTB yang dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Mataram, Senin.

Menurutnya, sebagai kader PDIP, tentu Jokowi tetap menjadi pilihan untuk dicalonkan kembali menjadi Presiden.

Walaupun, diakui Hamka, DPP PDIP belum secara resmi memutuskan atau mendeklarasikan Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2019, seperti yang dilakukan sejumlah partai politik yang telah mendeklarasikan Jokowi sebagai Presiden.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi salah seorang Wakil Ketua PDI Perjuangan Hamka Haq menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan NTB di Mataram, Senin (19/2). (Foto Antaranews NTB/Nur Imansyah)
Hamka mengatakan, sesuai dengan mekanisme partai, soal siapa yang nantinya diputuskan menjadi calon Presiden akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang akan berlangsung 23-25 Februari 2018.

"Bisa jadi dalam rakernas tersebut juga akan membahas soal siapa cawapres yang nantinya disandingkan dengan Jokowi," katanya.

Terkait sejumlah nama cawapres yang akan diduetkan dengan Jokowi, Hamka menuturkan belum ada, meski di berbagai survei ada sejumlah nama tokoh yang diwacanakan sebagai cawapres mendampingi Jokowi sebagai capres.

"Katakanlah yang tidak pernah muncul tiba-tiba muncul. Katanya Prabowo (mau) wakil. Kalaupun muncul tawaran (dari Gerindra) tentu kita akan bahas," kata Hamka Haq.(*)
Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar