Kunjungan Cawapres Sandiaga mencapai 1.000 lokasi

id sandiaga uno,sandiuno,cawapres 2019,parbowo-sandiaga

Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno (kanan) berdialog dengan perajin bubu ikan saat kunjungan di Kampung Nelayan Tengkolak, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). Dalam kunjungannya Sandiaga Uno menjelaskan perlindungan dalam bidang kelautan harus meningkatkan kesejahteraan para nelayan seperti asuransi dan pendanaan. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/pras.

Hari ini hari yang sangat spesial tepat di kunjungan ke 1.000 dari bulan Agustus sampai Januari ini
Mataram (Antaranews NTB) - Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan jumlah kunjungannya menyapa masyarakat Indonesia sudah mencapai 1.000 titik lokasi.
     
"Hari ini hari yang sangat spesial tepat di kunjungan ke 1.000 dari bulan Agustus sampai Januari ini," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Minggu.
   
Menurutnya, hal ini patut disyukuri karena Allah SWT masih mengasihi kesehatan dan stamina serta tim yang mendampingi hingga mencapai anugerah bisa 1.000 titik kunjungan ke masyarakat.

Dia mengharapkan bisa lebih menangkap aspirasi masyarakat serta mengetahui apa yang diinginkan yaitu ekonomi mereka yang lebih baik, kesejahteraan, lapangan pekerjaan dan meningkatnya penghasilan.  
     
"Pemerintah harus hadir, untuk menghadirkan solusi permasalahan ekonomi sehari-hari mereka. Menciptakan lapangan pekerjaan juga stabilitas bahan pokok dan biaya hidup mereka," kata Sandiaga.
     
Kunjungan ke masyarakat akan diteruskan oleh pasangan dari Capres Prabowo Subianto, karena masih ada 101 hari lagi melakukan sosialisasi kepada warga.
     
"Dan tentunya berharap didoakan seluruh masyarakat untuk diberikan kekuatan," kata Sandiaga.
     
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca juga: Istri Sandiaga Uno ikut jadi donor darah

Baca juga: Relawan alumni ITS-Universitas Airlangga ikrar dukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Pewarta :
Editor: Dimas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar