Mataram (ANTARA) - Pemkot Mataram meniadakan kegiatan "open house" oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 masehi guna menciptakan suasana silaturahim yang lebih terbuka serta tidak terikat pada kegiatan formal.
"Peniadaan kegiatan open house juga memberikan kesempatan dan kebebasan bagi ASN untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, tanpa harus terikat dengan kegiatan formal yang sudah terjadwal," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram I Nyoman Swandiasa, di Mataram, Rabu.
Ia menjelaskan, dengan tidak adanya jadwal resmi kegiatan open house Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram pada Hari Raya Idul Fitri 2025, bukan berarti wali kota dan wakil wali kota tidak menerima tamu.
Baca juga: Wali Kota Mataram mempersilakan masyarakat datang saat "open house"
Namun justru dengan tidak adanya jadwal open house akan memberikan kebebasan waktu baik bagi jajaran pejabat, ASN, maupun masyarakat umum untuk datang bersilaturahim dengan kepala daerah.
"Jika ada warga yang mau datang bersilaturahim silakan karena waktunya tidak harus pada jadwal resmi open house," katanya.
Pada prinsipnya, peniadaan kegiatan open house dimaksudkan untuk memberikan kebebasan bagi pejabat dan ASN merayakan Idul Fitri bersama keluarga terdekat.
Baca juga: Idul fitri- wali kota mataram gelar "open house
Dengan demikian, pejabat maupun ASN bisa melakukan aktivitas mudik serta berkumpul bersama dengan keluarga tanpa harus mengikuti agenda open house yang sudah ditetapkan.
"Silaturahim dengan kepala daerah bisa dilakukan setelah kegiatan keluarga. Bahkan, pada hari pertama masuk kantor juga sudah diagendakan kegiatan halal bihalal kepala daerah dengan jajaran ASN," katanya.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sebelumnya juga mengatakan, kendati tidak ada open house masyarakat tetap dipersilakan untuk bersilaturahim kapan saja, tanpa perlu diagendakan secara khusus.
"Jadi tidak perlu secara khusus diadakan, jika masyarakat mau datang pasti kami terima," katanya.