SAHAM DIVESTASI NEWMONT 2009 DIBAYAR JANUARI 2010

id

         Mataram (ANTARA) - PT Multi Daerah Bersaing (MDB) akan membayar tujuh persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah tahun 2009 senilai 246.806.500 dolar AS atau sekitar Rp2,5 triliun pada pertengahan Januari 2010.

         "PT NNT baru akan menggelar RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) 11 Januari mendatang sehingga pembayaran tujuh persen saham jatah 2009 itu akan dilakukan beberapa hari kemudian atau pertengahan Januari 2010," kata Direktur Utama (Dirut) PT Daerah Maju Bersaing (DMB), Andy Hadianto, di Mataram, Sabtu. 

         PT DMB merupakan perusahaan konsorsium Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dibentuk untuk menggandeng investor mitra PT Multicapital (anak usaha  PT Bumi Resources Tbk), guna mengakuisisi sebagian saham PT NNT.

         PT DMB dan Multicapital kemudian membentuk perusahaan patungan yakni PT Multi Daerah Bersaing (MDB) yang akan membayar sebagian saham divestasi PT NNT itu.

         Sejauh ini, PT MDB sudah menguasai 17 persen saham PT NNT setelah melakukan pembayaran tujuh persen saham divestasi jatah tahun 2008 sebesar 246.806.500 dolar AS atau sekitar Rp2,5  triliun pada Jumat (11/12) malam.   

         Sementara pembayaran tujuh persen saham divestasi untuk jatah tahun 2009 yang nilainya juga mencapai 246.806.500 dolar AS atau sekitar Rp2,5 triliun akan dilakukan setelah pihak Newmont menggelar RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).    

         Seperti diketahui, MDB dan Newmont sudah menandatangani SPA 14 persen saham divestasi itu tanggal 23 Nopember lalu di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta.

         Pihak yang menandatanganinya yakni Dirut PT MDB yang juga Dirut PT Multicapital, D.A. Didik Cahyanto dan petinggi PT NNT.

         Nilai 14 persen saham atau tujuh persen saham PT NNT jatah divestasi tahun 2008 dan tujuh persennya lagi untuk tahun 2009 itu ditetapkan manajemen PT NNT sebesar 493,64 juta dolar AS atau setara dengan sekitar lima triliun rupiah lebih.

         Namun, PT MDB membayar 14 persen saham divestasi PT NNT itu secara bertahap, yakni tujuh persen saham jatah divestasi tahun 2008 terlebih dahulu, sementara tujuh persen saham divestasi jatah 2009 akan dibayar setelah pihak PT NNT menggelar RUPS.

         Hadianto mengatakan, manajemn PT MDB juga akan ikut dalam RUPS PT NNT yang dijadwalkan 11 Januari 2010 itu karena sudah resmi menguasai 17 persen saham PT NNT.

         "Kami (MDB) sudah menjadi bagian dari PT NNT sehingga berhak ikut dalam RUPS, namun sebelum RUPS Newmont itu digelar manajemen PT MDB lebih dulu menggelar RUPS untuk mengisi jabatan komisaris dan direksi yang selama ini belum terisi, kecuali Direktur Utama," ujarnya.(*)