Miris, pemuda tewas setelah menolong korban tenggelam

id Tim SAR dibantu personel TNI/Polri mengevakuasi korban tenggelam

Miris, pemuda tewas setelah menolong korban tenggelam

Tim SAR dibantu personel TNI/Polri mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (11/6/2019). ANTARA/Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh/aa

Mataram (ANTARA) - Seorang pemuda asal Kabupaten Aceh Utara meninggal dunia setelah sempat menolong sejumlah korban terseret arus di pantai yang berada di depan pabrik semen, Lhoknga, Aceh Besar.

Informasi yang dihimpun di Banda Aceh, Senin, korban meninggal dunia bernama M Ikshan (25), warga Gampong Matang Sijeuk Timus, Kecamatan Sampoinip Aceh Utara.

Korban meninggal dunia setelah sempat menolong empat korban terseret arus di Pantai Lhoknga pada Minggu (8/9) sekitar pukul 18.45 WIB. Korban M Iksan meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas Lhoknga.

Kejadian berawal ketika korban M Iksan bersama tiga rekannya Nanda (27), warga Banda Aceh, Faisal (25), warga Aceh Utara, dan Asnawi (29) warga Banda Aceh, berkunjung ke pantai tersebut.

Tiba-tiba, rekan korban Asnawi mendengar teriakan orang minta tolong terseret arus. Mereka yang terseret arus diketahui empat orang yakni Ida Yulandri (19), serta tiga anak di bawah umur yang semua warga Jantho, Aceh Besar.

Mendengar teriakan minta tolong, korban M Iksan, Aswani, Faisal, dan Nanda berenang ke tengah laut. Faisal dan Nanda berhasil menyelamatkan dua korban anak di bawah umur ke atas papan selancar.

Sedangkan korban M Iksan dan Asnawi menolong dua korban terseret baru lainnya dengan cara berenang dan menarik rambut keduanya ke tepi pantai.

Setelah beberapa saat, korban M Iksan minta tolong dan tidak sanggup lagi berenang. Faisal, rekannya, menarik korban M Iksan ke tepi pantai. Kemudian, korban M Iksan dilarikan ke puskesmas. Namun, dalam perjalanan, M Iksan dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, korban M Iksan diserahkan ke keluarganya. Sedangkan Faisal, rekan M Iksan, dirujuk RSUD Meuraxa Banda Aceh, bersama dua korban terseret arus lainnya.
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar