Bhayangkara FC tidak gentar menghadapi pemuncak klasemen Liga 1

id Bhayangkara FC,Bali United,Shopee Liga 1,Liga 1,Bruno Matos

Sejumlah pemain Bhayangkara FC menjalani latihan guna menghadapi putaran dua kompetisi Shopee Liga 1. ANTARA/Instagram@bhayangkarafc

Jakarta (ANTARA) - Kesebelasa  Bhayangkara FC tak akan pernah gentar menghadapi pemuncak klasemen sementara, Bali United, saat keduanya akan saling berhadapan pada putaran kedua Shopee Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (13/9).

"Kita juga tim yang bagus, kita juga punya pemain yang berkualitas juga. Kita sudah mengantongi kelemahan dan kelebihan Bali dan kami percaya anak-anak bisa tampil bagus dan bisa mengungguli pemain Bali," ujar pelatih Bhayangkara Paul Munster, Kamis.

Munster yang baru didatangkan pada paruh kedua, optimis Bhayangkara mampu mengamankan tiga poin di kandang. Ia sadar bahwa Bali bukanlah lawan yang lemah dan menempati posisi pertama klasemen, namun hal itu bukan jaminan bahwa Bali tidak bisa dikalahkan.



Sejak kedatangannya pada 1 September lalu, Munster langsung menggenjot fisik, mental, dan taktik anak-anak asuhnya di Batu, Jawa Timur. Ia telah mengevaluasi kelemahan-kelemahan yang terjadi pada putaran pertama, berkaca pada pertandingan terakhir yang dilakoni The Guardians.

Ia juga mengaku puas atas perkembangan para pemain setelah digembleng selama dua minggu. Para pemain mulai mengurangi kesalahan yang dilakukannya dan paham mengenai taktik serta strategi yang pelatih inginkan.

"Persiapan sangat baik dan dalam posisi mental yang baik juga. semoga kita meraih hasil maksimal tiga poin," kata dia.

Selain itu, kata dia, kehadiran bomber anyar Bruno Matos membawa dampak positif bagi para pemain lainnya. Kualitas yang ditunjukkan Bruno membuat Jajang Mulyana dan kawan-kawan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan mereka.

"Mengganti beberapa pemain juga dan itu berdampak positif ke anak-anak dan mereka semakin percaya diri. Mereka tahu bahwa dia (Bruno Matos) pemain berkualitas," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar