Delapan orang digigit, sejumlah anjing liar di Dompu dimusnahkan

id Anjing liar,Dompu,Rabies,Sumbawa

Delapan orang digigit, sejumlah anjing liar di Dompu dimusnahkan

Arsip - Anjing liar (ANTARA FOTO)

Dompu (ANTARA) - Sejumlah Anjing liar di Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dimusnahkan dengan cara ditembak, karena dikhawatirkan menularkan virus rabies melalui gigitannya.

“Pemusnahan kepada anjing liar yang ada di desa Mumbu tersebut karena adanya laporan dari warga melalui Bhabinkamtibmas desa. Warga resah dengan jumlah anjing liar yang semakin banyak dan berkeliaran di sekitar pemukiman warga”, tutur Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris,  Selasa (14/1).

Bahkan, kata Kapolsek Woja, ada delapan orang korban yang telah digigit anjing yang diduga membawa virus rabies.

Pemusnahan anjing liar tersebut dilakukan oleh 15 orang anggota gabungan dari Polsek Woja, Polisi Pamong Praja, Dinas Peternakan dan anggota Koramil Dompu pada Selasa (14/1) pukul 20.15 Wita.

Menurut Camat Woja, yang juga ikut dalam kegiatan pemusnahan anjing tersebut mengatakan, pemusnahan terhadap anjing liar mengalami kendala karena petugas merasa kesulitan untuk menangkapnya. 

“Tindakan pemusnahan tersebut, selain meminimalisir populasi anjing juga menekan korban gigitan lainnya,” katanya.

Sebab hingga kini belum bisa dipastikan sampai kapan kasus gigitan anjing liar ini akan berakhir karena terus saja terjadi di Kabupaten Dompu.

“Saya meminta jika warga terkena gigitan anjing segera berobat ke puskesmas atau pos-pos kesehatan terdekat untuk mencegah penularan rabiesnya,” kata Camat Woja.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar