TNI bagikan paket untuk keluarga berisiko stunting

id Pencegahan stunting, TNI, Pemkab Bantaeng

TNI bagikan paket untuk keluarga berisiko stunting

Puluhan warga Bantaeng yang memperoleh bantuan bingkisan untuk pencegahan stunting oleh Komando Distrik Militer 1410 TNI Bantaeng. ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Bantaeng

Makassar (ANTARA) - Komando Distrik Militer 1410 TNI Bantaeng telah membagi paket bingkisan kepada sejumlah keluarga yang beresiko memiliki anggota keluarga stunting di Wilayah Kodim 1410/Bantaeng. Melalui keterangannya di Makassar, Sabtu, Dandim 1410 Bantaeng Gatot Awan Febrianto menyampaikan kegiatan berbagi ini merupakan wujud bukti kepedulian TNI dalam upaya pencegahan stunting.

“Sekarang diberikan adalah intervensi perbaikan pola makan yang mana bantuan ini diharapkan bisa dimaksimalkan untuk memperbaiki pola gizi keluarga dan meringankan pencegahan stunting di keluarga," urainya.

Ia menambahkan ada tiga langkah pencegahan stunting, yakni perbaikan pola makan, perbaikan pola asuh dan akses sanitasi air bersih. Giat tersebut mengusung tema "Serbuan Teritorial Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat".

Sementara itu Bupati Bantaeng Ilham Azikin menyampaikan kegiatan berbagi ini mencerminkan sinergitas kemanunggalan TNI yang senantiasa berada di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Bantaeng.

“Persoalan stunting membutuhkan perhatian dan kebersamaan agar bisa diselesaikan bersama. Juga perlu mengedukasi masyarakat dalam hal penanganan stunting. Masyarakat diharapkan untuk dapat memahami apa itu stunting dan bagaimana cara mencegah stunting," ujar Ilham menjelaskan.

Baca juga: BKKBN pantau penanganan stunting di Palopo
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah menekan stunting dengan program Dashat


Stunting tidak hanya tentang hari ini, lanjut Ilham, tetapi tentang masa depan dan bagaimana bangsa negara dan daerah ini bisa senantiasa produktif pada masa-masa akan datang. "Kalau kita ingin mengangkat derajat dan kesejahteraan keluarga kita pada masa yang akan datang, maka yang menjadi fokus perhatian kita yakni anak-anak yang harus diperhatikan kesehatan dan pendidikannya," ujar dia.