Jakarta (ANTARA) - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berhasil meraih kontrak untuk proyek kereta komuter di Filipina setelah mengikuti tender infrastruktur transportasi tersebut. "Alhamdulillah dapat kami laporkan saat ini kami mengikuti tender proyek kereta komuter di Filipina," ujar Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata di Jakarta, Kamis.
Dia menambahkan, Adhi Karya berpartisipasi untuk dua paket proyek kereta komuter Filipina yakni CP S-01 dengan nilai sekitar Rp3,5 triliun dan CP S-03C dengan nilai sekitar Rp5 triliun. "Paket yang sudah kita segera berkontrak adalah paket CP S-01, dan harapannya pada bulan depan menyusul paket CP S-03C," kata Pundjung Setya Brata.
Dengan demikian, Adhi Karya dapat mengekspor dan diharapkan dapat menjadi awal yang bagus bagi Adhi Karya untuk berkiprah lebih banyak di pasar regional. Sebelumnya, Adhi Karya membidik proyek pembangunan infrastruktur kereta commuter line di Filipina.
Pundjung Setya Brata mengatakan, terkait pasar luar negeri ini pihaknya menyesuaikan dengan strategi jangka panjang di mana Adhi Karya saat ini sudah dinobatkan sebagai jawara atau champion dalam infrastruktur perkeretaapian atau railway engineering construction, sehingga untuk pasar luar negeri pun dari sisi produknya yang dikejar yakni sektor railway engineering construction.
Baca juga: Kemenperin sebut Tak perlu impor karena RI mampu memproduksi
Baca juga: Menhub sebut kereta Panoramic berpotensi untuk dikembangkan
Kemudian, lanjut dia, mengenai masalah wilayah atau geografisnya, Adhi saat ini menyasar pasar ASEAN dan negara yang sedang banyak proyek perkeretaapian saat ini adalah Filipina. Adhi Karya sekarang sedang mengerjakan beberapa proyek kereta api dengan proyek terbesarnya adalah LRT Jabodebek senilai Rp23 triliun.
Di samping itu, Adhi tengah menggarap proyek MRT Bundaran HI-Sarinah-Juanda yang merupakan proyek MRT Fase 2A Paket CP201. Adhi juga membangun dua paket proyek kereta Bandara New Yogyakarta International Airport. Proyek kereta Bandara NYIA ini secara keseluruhan sepanjang empat km, yang dua km di antaranya digarap Adhi. Sedangkan, di Pulau Sumatera, Adhi Karya menggarap proyek jalan tol.
Berita Terkait
ADHI ikut kerjakan sarana pendukung F1H2O
Jumat, 3 Februari 2023 12:29
Adhi Karya terima dana pemerintah Rp1,97 triliun
Senin, 31 Oktober 2022 20:24
Pastikan LRT Jabodebek mulai beroperasi Juni 2023
Selasa, 13 September 2022 17:11
ADHI KARYA PERBAIKI TUJUH TITIK KERUSAKAN JALAN DOMPU-BIMA
Rabu, 24 April 2013 15:50
Pep Guardiola sebagai manajer di Manchester City
Jumat, 22 November 2024 6:53
Klub Aston Villa ikat Morgan Rogers dengan kontrak
Rabu, 20 November 2024 4:41
Perusahaan RI dan China bakal teken kontrak 10 miliar dolar AS
Minggu, 10 November 2024 8:24
Barcelona perpanjangan kontrak Fermin Lopez
Jumat, 1 November 2024 6:31