Pelatih Manchester City Pep sebut perburuan juara Liga Inggris belum berakhir

id Pep Guardiola,Manchester City,Liga Inggris,Liga Champions

Pelatih Manchester City Pep sebut perburuan juara Liga Inggris belum berakhir

Manajer Manchester City asal Spanyol Pep Guardiola menghadiri konferensi pers di tempat latihan Manchester City di barat laut Inggris pada 16 April 2024, menjelang pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Grup Liga Champions UEFA melawan Real Madrid. (ANTARA/AFP/Oli Scarff)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menyebut perburuan gelar juara Liga Inggris masih belum berakhir meskipun timnya baru saja memuncaki klasemen sementara dengan 73 poin dari 32 laga.

City memuncaki klasemen setelah menang 5-1 atas Luton Town di Stadion Etihad pada Sabtu (13/4) dan pada saat yang bersamaan, dua pesaingnya Liverpool dan Arsenal takluk di kandang pada Minggu (14/4) dengan The Reds menyerah 0-1 dari Crystal Palace dan The Gunners takluk 0-2 dari Aston Villa.

Pep mengatakan dengan enam laga sisa Liga Inggris, semua masih dapat terjadi dalam perburuan juara.

“Ketika saya tertinggal dua poin dari Arsenal dan Liverpool, saya katakan kami harus melakukan tugas kami, ini belum berakhir. Sekarang kami berdua unggul, ini belum berakhir," kata Pep, dilansir dari laman resmi klub, Rabu.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan saat ini ia fokus menatap satu per satu pertandingan daripada memikirkan juara lebih dini.

“Ini adalah pertandingan satu demi satu," tambahnya.

Laga terdekat City adalah melawan pemilik gelar terbanyak Liga Champions (UCL) dengan 14 gelar, Real Madrid pada leg kedua perempat final UCL di Stadion Etihad, Kamis (18/4) pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Pelatih Persis Milomir nilai Liga Indonesia mirip Liga Inggris
Baca juga: MU gagal raih tiga poin usai ditahan imbang Bournemouth 2-2


Untuk melaju ke semifinal UCL empat kali berturut-turut, pelatih 53 tahun itu mengatakan bahwa The Citizens harus dalam kondisi terbaik untuk mengalahkan Madrid.

“Kita harus menjadi diri kita sendiri. Selalu dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melakukannya, dan saya merasa kami siap untuk tampil baik. Jika tidak, Anda tidak akan mengalahkan tim seperti Real Madrid," katanya.

“Jika kami kalah, kami kalah. Kami berjabat tangan, Real Madrid pantas mendapatkannya. Saya ingin kami bermain dan pantas berada di semifinal," lanjutnya.