PKK Bangka pelajari kemajuan pariwisata Lombok Barat

id Kabupaten Bangka,Lombok Barat

.

PKK, pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan
Lombok Barat (Antaranews NTB) - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, berkunjung ke Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, untuk mempelajari peran kaum perempuan setempat dalam memajukan sektor pariwisata.

"Ini kunjungan ketiga kami di Lombok. Selalu ada hal baru yang saya temukan di sini. Perkembangan dunia pariwisata khususnya Lombok Barat sangat luar biasa," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Hj. Mina Tarmizi, ketika diterima Ketua Tim Penggerak PKK Lombok Barat Hj. Khairatun Fauzan Khalid, didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesra H. Mahyudin, di Gerung, Rabu.

Mina mengatakan Kabupaten Bangka juga punya banyak obyek wisata. Akan tetapi pengelolaan di Kabupaten Lombok Barat lebih maju.

Untuk itu, sebagai wanita yang mendukung suami dalam pemerintahan, akan mempelajari bagaimana strategi Pemkab Lombok Barat dalam mengembangkan sektor pariwisata, terutama dari sisi keterlibatan kaum perempuan.?

"Dengan kondisi saat ini, kunjungan ke daerah lain menjadi salah satu cara mengembangkan Kabupaten Bangka yang fokus mengembangkan sektor pertambangan dan potensi wisata," ujarnya.

Mina bersama puluhan anggota Tim Pemggeral PKK Kabupaten Bangka, akan berkunjung langsung ke sejumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lombok Barat, seperti kawasan wisata pantai Senggigi. Selain itu, sentra produksi kerajinan gerabah.

Isteri para pejabat Pemkab Bangka itu juga akan berkunjung ke Tim Penggerak PKK Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, yang berhasil memperoleh prestasi tertinggi tingkat nasional, yaitu Upakarti Utama I dalam lomba pelaksanaan tertib administrasi PKK.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesra Sekretariat Daerah Lombok Barat H. Mahyudin, mengakui sektor paiwisata menjadi lokomotif perkembangan di daerahnya.

Menurut dia, kemajuan sektor pariwisata yang telah diraih tidak lepas dari peran ibu-ibu anggota Tim Penggerak PKK dalam menyosialisasikan Sapta Pesona.

"PKK, pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan. Keikutsertaan ketiga unsur ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan suatu daerah," katanya.

Di data Dinas Pariwisata Lombok Barat tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung pada 2017 mencapai 730 orang.

Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebanyak 600 ribu orang. Sedangkan target jumlah wisatawan berkunjung pada 2018 sebanyak 900 ribu orang. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar