Menlu Slovenia menyatakan negerinya siap mengakui Palestina

id Presiden Palestina Mahmoud Abbas

Presiden Palestina Mahmoud Abbas berbincang dengan perdana menteri yang ditunjuk Mohammad Shtayyeh di sebelahnya, di Rumah Sakit Istishari Arab di Ramallah, wilayah pendudukan Israel, Tepi Barat, Selasa (9/4/2019). (REUTERS/MOHAMAD TOROKMAN)

Mataram (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Slovenia Miro Cerar pada Rabu (10/7) mengatakan ada konsensus di Slovenia mengenai masalah pengakuan Negara Palestina dan Slovenia akan memberikan pengakuan segera setelah satu kelompok negara Uni Eropa siap melakukannya.

Selama pertemuan dengan Menteri Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Riyad Al-Maliki di markas Kementerian Luar Negeri Slovenia di ibu kota negeri tersebut, Ljubljana, Cerar menyebutkan kesediaan pemerintah negaranya untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Palestina di segala bidang, terutama ekonomi. 

Ia menegaskan posisi Slovenia tegas dan takkan berubah. Ia juga menyatakan Pemerintah Slovenia akan terus mendukung Palestina, terutama Badan Pekerjaan dan Bantuan PBB bagi Pengungsi Palestina (UNRWA).

Pada gilirannya, Al-Maliki menjelaskan kepada timpalannya dari Slovenia mengenai perkembangan terkini di kawasan, terutama berkaitan dengan masalah Palestina dan apa yang disebut dengan "kesepakatan abad ini" serta dampak negatif dari lokakarya Bahraimn --yang diselenggarakan pada Juni.

Ia berterima kasih kepada Slovenia atas sikap positif dan dukungan bagi rakyat dan Pemerintah Palestina, terutama di forum internasional, serta dukungan yang berlanjut untuk proyek pembangunan dan UNRWA.

Kedua pihak membahas pengakuan untuk Negara Palestina dan kepentingan memperkuat posisi Palestina dalam upayanya mewujudkan perdamaian yang langgeng.
 
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar