Pembangunan mako dan rusun Polres Lombok Utara dimulai

id Lombok Utara,Mako

Peletakan batu pertama oleh Kapolda NTB, Bupati Lombok Utara, dan Kapolres Lombok Utara bersama Forkopimda Kabupaten Lombok Utara. (Foto Humaspro KLU)

Mataram (ANTARA) - Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar, bersama Kapolda Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Nana Sudjana, dan Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, menghadiri peletakan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan Markas Komando (Mako) dan Rumah Susun (Rusun) Polres Lombok Utara, Senin (15/7).

Hadir pula dalam peletakan batu pertama tersebut, para pejabat utama Polda NTB, Perwira Penghubung Dandim 1606 Mayor I Nyoman Dirga, Wakil Ketua DPRD Lombok Utara Sudirsah Sudjanto, tokoh masyarakat sekaligus mantan bupati pertama  Lombok Utara H Djohan Sjamsu, beberapa kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemkab Lombok Utara, beserta tamu undangan lainnya.

Kapolda NTB Brigjen Pol Nana Sudjana, mengatakan setahun silam, tepatnya pada 29 Juli 2018, terjadi gempa bumi di NTB. 

Tercatat sebanyak 222 ribu perumahan yang rusak dan 567 korban jiwa.

Pemerintah pusat, lanjutnya, mempunyai atensi. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dari 222 ribu rumah rusak sudah terbangun 120 ribu perumahan, dalam waktu 6 bulan rehab rekon.

Terkait peletakan batu pertama, Kapolda NTB menyampaikan dana untuk pembangunan Mako dan Rusun Polres Lombok Utara bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2018 sebesar Rp28,6 miliar. 

"Pembangunan ini penting untuk pelayanan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, dalam sambutannya berterima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak, utamanya Kapolda NTB, Pokja LPSE Polda NTB, tim teknis Dinas PUPR Kabupaten Lombok Utara, dan para rekanan sehingga proses tender belanja modal Polres Lombok Utara anggaran tahun 2019 yang dilaksanakan kurun waktu bulan Januari sampai Juli 2019 berjalan dengan baik dan lancar.

"Dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan Mako dan Rusun Polres Lombok Utara, mudah-mudahan ini menjadi tonggak diletakkannya, dikuatkannya serta dibangunnya kembali semangat dan tekad kita untuk bangkit dari keterpurukan dalam bingkai pengabdian, sebagai anggora Polri pada masyarakat, bangsa dan negara," tuturnya.

Selain itu pula, Kapolres berharap pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Lombok Utara, bisa pulih seperti sedia kala, lebih optimal, profesional, modern dan terpercaya sehingga keberadaan Polri betul-betul dirasakan oleh masyarakat Lombok  Utara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok  Utara H Najmul Akhyar, menyatakan angka kriminalitas di Kabupaten Lombok Utara paling rendah dari 10 kabupaten/kota diNTB.

"Ini modal kita kedepan untuk mempercepat proses pembangunan. Demikian juga sektor pariwisata sudah mulai pulih. Tentu tidak terlepas pula dari aspek keamanan di daerah kita ini. Semoga dengan dibangunnya kembali kantor Polres, bisa memulihkan layanan kepolisian di Lombok Utara," katanya.
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar