Ponpes Hubbul Auliya luncurkan koperasi berbasis pesantren

id Antaranews NTB

Ponpes Hubbul Auliya luncurkan koperasi berbasis pesantren

Pondok pesantren Hubbul Auliya Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, meluncurkan koperasi berbasis  pesantren guna untuk membantu mengurangi beban biaya operasional sekolah. (Antara/Muhammad Nazri)

Mataram (ANTARA) - Pondok pesantren Hubbul Auliya Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, meluncurkan koperasi berbasis  pesantren guna untuk membantu mengurangi beban biaya operasional sekolah.

“Koperasi ini akan dikelola langsung oleh dewan guru yang sudah ditunjuk, hasil dari koperasi ini nantinya akan dipakai untuk membantu meringankan beban operasional sekolah," kata Tuan Guru Suparman, pimpinan pondok pesantren Hubbul Auliya, Selong, Lombok Timur, Rabu.

Sekolah kita ini kan gratis, kata dia, iuran bulanan dan pembangunan tidak sedikitpun kita bebankan kepada santri, beban operasional sekolah 100 persen berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pemerintah yang diberikan satu kali dalam 3 bulan, itu belum cukup.

Lebih lanjut, dikatakan, walaupun hasilnya tidak terlalu banyak, akan tetapi kalau koperasi ini bisa tetap berjalan, hasilnya akan lumayan banyak pula.

“Kalau koperasinya bisa tetap berjalan, kan bisa dipakai untuk pengadaan buku pelajaran misalnya, jadi santri disini tidak lagi harus dibebankan untuk memfotokopi buku pelajaran  dan mereka bisa lebih fokus dalam belajar,” katanya.

Sementara itu, Nur Bahjah Sukmawati yang didapuk menjadi ketua koperasi, dalam sambutannya mengatakan kalau adanya koperasi ini juga bisa untuk meningkatkan ketertiban para santri.

“Adanya koperasi ini tidak hanya berbicara tentang ekonomi, tetapi juga bisa meningkatkan kedisiplinan kalian, daripada jam istirahat kalian digunakan untuk keluyuran belanja di luar lingkungan sekolah, lebih baik kalian belanja di koperasi, bisa ikut andil membantu sekolah juga kan,” katanya di hadapan para santri.

“Bagi para dewan guru yang punya usaha di rumah, juga bisa menitip untuk dijualkan usahanya di koperasi dan tentu hasilnya nanti bisa di mufakatkan bersama,” katanya.

 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar