Mataram Jazz 2019 digelar libatkan 14 musisi

id Mataram Jazz 2019 ,Musisi Tanah Air,Musisi NTB,Bandini Jazz World Music (JWM),Mataram,NTB

Ketua Penyelenggara Mataram Jazz 2019 sekaligus founder Jass World Music (JWM) Imam Sofian (tengah) didampingi Aci sebagai manajemen even, Nuniks selaku founder JWM, Sobah Mahdi sebagai project manager even, Heri Subagyo sebagai show manager acara pada jumpa pers di Mataram, Kamis (22/8/2019). (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Bandini Jazz World Music (JWM) kembali akan menggelar kegiatan akbar "Mataram Jazz 2019" pada 31 Agustus 2019 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Ketua Penyelenggara, Imam Sofian, mengatakan Mataram Jazz 2019 akan menghadirkan sejumlah musisi nasional dan musisi - musisi NTB. 

"Bandini Jazz and World Music Festival konsisten menyelenggarakan acara Jazz dan World Music sejak tahun 2015. Pagelaran kali ini untuk kedua kalinya di Kota Mataram dan kegiatan ini merupakan ketiga setelah even sebelumnya sukses digelar," ujarnya di Mataram, Kamis.

Ia menjelaskan, kalau pada 2018 Mataram Jazz mengangkat tema "Sound of Humanity", maka pada tahun ini dengan tema menjaga karakteristik Kota Mataram yang bertepatan dengan HUT ke 26 Kota Mataram.

"Tahun ini melibatkan sedikitnya 14 artis jazz ibukota. Di mana, pelaksanaanya berlangsung tanggal 31 Agustus  2019 di Lapangan Parkir Timur Lombok Epicentrum Mall, dimulai pukul 10.00 Wita sampai selesai pukul 23.00 Wita," terang Imam.

Beberapa artis papan atas yang sudah dikenal mayarakat NTB khususnya Mataram mengambil bagian dalam Mataram Jazz kali ini, seperti Pusakata yang digawangi Istiqomah, Rio Sidik Quintet, Rizal and the Rasendriya. 

Hadir juga musisi musisi NTB yang sudah go nasional bahkan internasional seperti Amtenar dengan lagu lagu jazznya. Ada juga Abhy Summer, musisi jazz yang go internasional. Selain itu,  turut naik panggung Betelu, Harmony, Jhonprink ato Jhon Kursi roda, Pamela Paganini, Same, Timeline,Trainees, dan Dont Tell Mom yang di gawangi Kevin, Lexa, Naufal, dan Amira Nauli sebagai vokal. Dont Tell Mom merupakan gabungan musisi muda namun memiliki jam terbang tinggi.

Lebih lanjut, pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, berharap dari even tersebut dapat mendorong para musisi untuk terus berkarya dan menjadikan ajang tahunan Mataram Jazz sebagai salah satu panggungnya. 

"Panggung Mataram Jazz 2019 ini dihajatkan bagi musisi berbakat dan yang memiliki keinginan untuk maju dan berkembang," kata Imam Sofian didampingi Nuniks selaku Founder Bandini JWM.

Karena itu, ia berharap, dengan hadirnya musisi papan atas Indonesia, menjadi stimulan merangsang karya karya berkualitas di NTB, sekaligus diharapkan bisa berbagi pengalaman serta sinergi satu sama lain untuk lebih cepat berkembang.
 
Wakil Walikota H. Mohan Roliskana, menyatakan sangat mendukung penuh acara Mataram Jazz 2019. Sebagai pejabat yang konsen terhadap musik dan juga menaungi para musisi serta komunitas kreatif di Mataram, Mohan Roliskana mengaku antusias dengan diselenggarakannya even Jazz akbar tersebut.

"Kami selaku Pemerintah Kota Mataram, mendukung penuh gerakan dan kegiatan yang positif seperti Mataram Jazz 2019 ini. Semua mengenal Imam dan kawan kawannya di Bandini JWM sangat konsen dalam mendorong music Jazz memiliki tempat di tengah masyarakat NTB khususnya Mataram," ujar Wakil Walikota.

Sementara Project Manager Mataram Jazz 2019, Sobah mahdi, mengatakan, kegiatan ini di hajatkan untuk kado ulang tahu ke 26 Kota Mataram. Sejumlah komunitas dan lemabaga turut mendukung, seperti Pemerintah Kota Mataram, BRI, kominitas Jazz Lombok, Warta Jazz. Bukan hanya musik, ada Miracle Dance, para entrepreneur muda.  

"Kami akan memberikan kejutan pada rangkaian Mataram Jazz 2019," katanya.
 
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar