SUKSESKAN VISIT LOMBOK-SUMBAWA 2012

id

          Mataram, 9/2 (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H.M. Zainul Majdi meminta dukungan secara sistematis dan terencana dari semua pihak guna menyukseskan program Visit Lombok - Sumbawa (VLS) 2012 dimulai tahun 2009 dan puncaknya 2012.

         "Segenap instansi pemerintah hendaknya berkontribusi positif mendukung suksesnya VLS 2012," katanya melalui surat yang disampaikan kepada seluruh kepala dinas, badan dan intansi satuan kerja lingkup Provinsi NTB di Mataram, Senin.

         Melalui VLS 2012, katanya, Pemprov NTB menargetkan kunjungan wisatawan 1 juta orang baik wisatawan mancanegara maupun nusantara pada tahun 2012 atau dua kali lipat dari angka kunjungan wisatawan tahun 2008 sebanyak 500.000 orang lebih.

         Untuk merealisasikan target tersebut instansi pemerintah lingkup Provinsi NTB perlu merancang dan memperjuangkan event-event nasional maupun internasional yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi instansi masing-masing untuk diselenggarakan di daerah ini.

         Selain itu juga berjuang dan mengambil peluang sebagai tuan rumah pertemuan Meeting, Incentive, Convention Exhibition atau MICE nasional pada tahun 2009, 2010, dan 2011 sebagai prakondisi VLS 2012.

         Semua instansi pemerintah perlu menciptakan program unggulan sesuai tugas pokok dan fungsinya agar mendapat predikat terbaik di tingkat nasional sesuai dengan semangat "NTB Basaing", sehingga keberhasilan menjadikan daerah ini sebagai pusat studi banding yang mendatangkan tamu/wisatawan ke NTB.

         Selain berjuang di departemen masing-masing, hendaknya menjajaki kerja sama dengan organisasi profesi yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi instansi agar mengadakan kegiatan/pertemuan nasional di NTB.

         Setiap ada acara pertemuan nasional/regional agar mengagendakan karya wisata mengunjungi objek wisata, sentra kerajinan, tempat atraksi budaya agar peserta mendapatkan nilai tambah selama ke NTB sekaligus menggairahkan kepariwisataan di daerah ini, kegiatan ini hendaknya dikoordinasikan dengan pelaku pariwisata di daerah.  
    Mengingat maksud diadakannya pertemuan/kegiatan nasional di daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan penerimaan daerah untuk pembiyaan tidak membebani anggaran pemerintah daerah terkecuali dianggarkan dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) instasi SKPD masing-masing.

         "Berjuang dan banggalah sebagai tuan rumah kegiatan/pertemuan /pertemuan nasional di NTB, bukan sebaliknya bangga sebagai peserta pertemuan di luar daerah apalagi di luar negeri," ujarnya.

         Menurut dia, keberhasilan pimpinan dinas/badan/unit keja mendatangkan tamu menjadi penilaian mendapatkan "Award Visit Lombok Sumbawa" yang akan diberikan pada malam apresiasi Visit Lombok Sumbawa di penghujung akhir tahun berjalan.

         Untuk menciptakan kesan positif kepada para tamu dan wisatawan, Gubernur NTB mengharapkan agar pimpinan dinas/badan (SKPD) dapat bersinergi dan bervisi pariwisata.

         Para pelaku pariwisata, seperti PHRI, Asita, HPI dan Lombok Sumbawa Promo agar mampu memanfaatkan setiap kegiatan/pertemuan nasional di daerah sebagai ajang promosi dengan memberikan pelayanan prima dan perlakukan istimewa kepada para tamu atau wistawan dan panitia penyelenggara.(*)