PLN Bima operasikan dua jalur baru untuk turunkan gangguan pelanggan

id PLN UP3 Bima,Jalur Baru,Gangguan Pelanggan

PLN Bima operasikan dua jalur baru untuk turunkan gangguan pelanggan

Istimewa

Mataram (ANTARA) - Dua jalur kelistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) baru berhasil dioperasikan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima. 
Dua jalur tersebut adalah jalur Kareke yang merupakan pemecahan dari jalur Samakai dan jalur Bali Satu, pemecahan dari jalur sebelumnya, yaitu jalur Saka. 

"Tujuan dibangun jalur baru ini adalah untuk meningkatkan keandalan listrik di kabupaten Dompu, khususnya di Desa Bali Satu, Desa Manggeasi dan Desa Lepadi," kata Manager PLN UP3 Bima,  Maman Sulaeman.

Dengan beroperasinya dua jalur baru itu, terdapat penurunan beban yang dipikul di jalur sebelumnya. Jalur Samakai sebelumnya memikul beban 1600 kW dan Jalur Saka sebesar 2.371 kW. Setelah adanya jalur Kareke dan jalur Bali Satu, maka beban yang dipikul oleh jalur Samakai turun sebesar 25% menjadi 1200 kW, sedangkan jalur Saka turun sebesar 54 persen menjadi 1071 kW. 

"Penurunan beban ini berdampak pada kualitas tegangan untuk pelanggan akan menjadi semakin baik," ujar Maman.

Selain memperbaiki kualitas tegangan, pengoperasian jalur baru ini dapat mempersempit area padam saat terjadi gangguan. 

"Kalaupun terjadi gangguan, akan dapat memperpendek durasi padam karena dapat supply listrik dapat dialihkan melalui jalur yang baru," jelas Maman.

Dengan bertambahnya dua jalur kelistrikan baru tersebut, maka jumlah total jalur yang dioperasikan oleh PLN UP3 Bima adalah sebanyak 49 jalur.

Saat ini, infrastruktur kelistrikan yang telah terbangun adalah JTM sepanjang 1.504 kms dan total 1046 gardu distribusi, yang melistriki sebanyak 243.833 pelanggan listrik di PLN UP3 Bima. 

"Pastinya, kami akan terus berupaya untuk terus memenuhi kebutuhan listrik dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kami untuk masyarakat Bima," tutup Maman.
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar