Wapres: Idul Adha momentum meningkatkan sumbangsih bagi bangsa

id wapres,idul adha,ma'ruf amin

Wapres: Idul Adha momentum meningkatkan sumbangsih bagi bangsa

Wapres Ma'ruf Amin dalam acara Berbagi untuk Negeri. (ANTARA/Huawei Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berpesan bahwa semua pihak, dari masyarakat umum hingga korporasi, hendaknya menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan sumbangsihnya demi percepatan pemulihan sosial ekonomi bangsa Indonesia yang saat ini sedang terimbas oleh pandemi.

Wapres mengatakan yang menjadi esensi dari semangat kurban selama pandemi adalah semangat untuk membantu sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Kurban dapat berupa apa saja sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.

"Idul Adha adalah momen untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya melakukan kurban untuk membantu sesama," kata Wapres dalam pesannya pada acara Berbagi untuk Negeri, dikutip dari pernyataan pers, Selasa.

Menurut Wapres, pada saat pandemi seperti sekarang ini yang dampaknya telah menimbulkan berbagai penderitaan masyarakat, seperti kehilangan pekerjaan, kemiskinan dan ancaman kesehatan, ia mengajak semua pihak untuk berkurban dengan cara menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk membantu sesama.

"Hendaknya lonjakan kasus COVID-19 yang kembali meninggi di Indonesia tercinta mendorong kita semua untuk berkurban dengan segenap hati agar pandemi dapat cepat ditanggulangi. Saya mengucapkan terima kasih kepada setiap pihak yang berbagi dalam kegiatan Berbagi untuk Negeri, bersama Huawei Indonesia dan komunitas umat muslim, memanfaatkan momentum ini untuk menyulut kembali semangat kurban, yakni berkontribusi demi kepentingan bersama dan kesejahteraan masyarakat," kata Wapres menambahkan.

Sekretaris Jeneral Masyarakat Ekonomi Syariah Iggi Haruman Achsien mengatakan bahwa kurban merupakan salah satu cara menuju terciptanya pemerataan, kesetaraan, serta pertumbuhan ekonomi.

Idul Adha adalah momentum yang baik bagi setiap pihak untuk memprioritaskan kepentingan seluruh masyarakat. "Selama pandemi, kami mengundang setiap pihak untuk menyatukan tangan dan meningkatkan optimisme, harapan, serta kepercayaan bahwa kita semua dapat melewati situasi yang sulit ini bersama-sama," katanya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, ia mengapresiasi kegiatan Republika yang bekerja sama dengan pihak lain yaitu Huawei Indonesia atas penyelenggaraan donasi hewan kurban Idul Adha 1442H yang bertema Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan.

"Kegiatan ini sungguh positif dan kontributif dalam turut memperkuat sendi-sendi persatuan bangsa, memperkuat kebersamaan. Lebih jauh lagi, kegiatan ini juga mampu merekat persatuan kaum muslimin dan Bangsa Indonesia yang laksana satu tubuh yang saling menyangga, saling membela dan saling bersatu untuk memberi manfaat dan kemaslahatan bagi kepentingan orang banyak," jelasnya.

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen mengatakan pihaknya menyambut positif imbauan Wapres Ma'ruf Amin terkait Berbagi untuk Negeri. Menurutnya, imbauan tersebut memang telah selaras dengan komitmen berkelanjutan Huawei untuk Indonesia yang telah dikukuhkan sejak Huawei hadir di Indonesia 21 tahun lalu.

"Nilai-nilai luhur Idul Adha kami maknai sebagai pemacu untuk terus melanjutkan kesungguhan Huawei dalam mengontribusikan keahlian di bidang TIK untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa," kata Chen.

Lewat Berbagi untuk Negeri, selain menegaskan komitmennya yang terus berkelanjutan dalam mengontribusikan teknologinya untuk percepatan penanggulangan COVID-19, Huawei juga menyumbangkan hewan kurban ke masyarakat yang membutuhkan di 15 kota.

Kota-kota tersebut berada di wilayah tempat Huawei Indonesia beroperasi, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Lombok, Bali, Medan, Pekanbaru, Lampung, Palembang, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Pontianak.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar