Gubernur NTB jagokan Maroko menang atas Prancis

id Gubernur NTB jagokan Maroko ,Maroko vs Prancis,Maroko ,Prancis,Piala Dunia ,Gubernur NTB,NTB

Gubernur NTB jagokan Maroko menang atas Prancis

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah mengenakan baju kebesaran Timnas Maroko. (ANTARA/Nur Imansyah).

etika dan nilai sayangnya terhadap keluarga inilah yang membuat Maroko tampil beda
Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Zulkieflimansyah menjagokan Maroko menang atas Prancis di babak semifinal Piala Dunia Qatar 2022.

"Walaupun Prancis bagus dan pemainnya oke-oke, tapi saya berdoa mudah-mudahan yang menang Maroko," kata Gubernur NTB di Mataram, Rabu.

Menurut Gubernur NTB, banyak hal dan contoh yang dapat dijadikan pembelajaran dalam perjalanan Maroko selama mengikuti perhelatan di Qatar. Salah satunya, bagaimana dirinya menyukai pola santun yang selalu ditunjukkan dari timnas Maroko selama berlangsungnya Piala Dunia.

"Selain mengedepankan orang tua mereka, timnas Maroko di setiap laga selalu berdoa. Bahkan jika menang, mereka tidak pernah melakukan hal yang berlebihan. Justru dilakukan dengan sujud syukur, sehingga etika dan nilai sayangnya terhadap keluarga inilah yang membuat Maroko tampil beda," ujarnya.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu mengatakan dalam setiap gelaran piala dunia, dirinya sering mendukung tim-tim "underdog" seperti Kamerun, Senegal dan lainnya. Hanya saja, saat ini dia mengaku sudah tidak terlalu fanatik lagi dengan tim manapun.

"Dulu sering dukung tim 'underdog' seperti Kamerun, Senegal dan lain-lain. Sekarang nggak terlalu fanatik sama tim manapun. Mungkin dah termakan usia," katanya.

Oleh karena itu, meski mendukung Maroko menang atas Prancis, orang nomor satu di NTB itu ternyata lebih memilih menjagokan Argentina sebagai juara dunia sepakbola sejagat itu.

"Saya lebih memilih Argentina dan Maroko yang masuk final. Di Mataram kebetulan banyak jersey dari negara-negara peserta piala dunia dijual. Saya punya jersey Brazil, Spanyol, Korea, Australia, Jerman, Indonesia, Kroasia dan lain-lain," katanya.