Lombok Utara Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen

id Pilkada Serentak

"Kami ingin partisipasi pemilih meningkat dibanding persentase pemilih yang menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Calon Bupati/Wakil Bupati"
Lombok Utara (Antara NTB) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara mentargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat pada 2018 meningkat hingga mencapai 85 persen.

"Kami ingin partisipasi pemilih meningkat dibanding persentase pemilih yang menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Calon Bupati/Wakil Bupati tahun 2015 sebesar 81,13 persen," kata Komisioner KPU Kabupaten Lombok Utara Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Hadi Pranatha, di Lombok Utara, Rabu.

Untuk mencapai target, pihaknya semaksimal mungkin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggerakkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

KPU Kabupaten Lombok Utara merekrut sebanyak 25 orang anggota PPK yang terbagi untuk lima kecamatan. Sedangkan jumlah anggota PPS yang direkrut sebanyak 99 orang yang ditugaskan di 33 desa.

Upaya lainnya, Lanjut Hadi, adalah memberikan pemahaman kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan tentang pentingnya menyalurkan hak suara pada Pilkada Calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

"Target kami yang relatif tinggi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus bisa diwujudkan. Kami ingin mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian persentase pemilih pada pilkada calon bupati/wakil bupati dua tahun lalu," ujarnya.

Lebih lanjut, pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Mataram ini mengatakan sosialisasi juga menyasar para calon pemilih pemula dari kalangan pelajar sekolah lanjutan tingkat atas.

Seluruh Komisioner KPU Lombok Utara bergerak ke SMA/SMK negeri dan swasta, serta pondok pesantren untuk menginformasikan tentang pesta demokrasi sekaligus mengajak para pelajar yang sudah cukup usia untuk menyalurkan hak suaranya.

Selain menyampaikan informasi dengan menjadi pembina upacara, pihaknya juga ikut memberikan pendampingan di sekolah-sekolah yang mengadakan pemilihan Ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS).

Sebab, proses pesta demokrasi di sekolah tersebut juga mirip dengan pemilu. Baik dari mulai pemutakhiran data, menentukan daftar pemilih tetap, penyampaian visi dan misi calon ketua, kampanye hingga pencoblosan kartu suara.

"Para pelajar yang kami dampingi pada pesta demokrasi sekolah cukup antusias mengikuti semua proses tahapan pemilihan hingga menyalurkan hak suaranya," ujar Hadi.

Ia berharap dengan berbagai ragam cara sosialisasi yang sudah dan akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan pilkada, target yang diinginkan bisa tercapai sehingga menjadi prestasi tersendiri bagi KPU Lombok Utara.

Data KPU Lombok Utara, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berkelanjutan sebanyak 166.606 orang. Angka tersebut lebih banyak dibandingkan DPT Pilkada Calon Bupati/Wakil Bupati Lombok Utara pada 2015 sebanyak 156.449 orang dengan tingkat partisipasi mencapai 81,13 persen. (*)

Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar