Mahasiswa UMMAT raih medali emas di ajang Kejurnas IPSI Lotim Championship

id UMMAT, Universitas Muhammadiyah Mataram, Kabag Humas UMMAT Habiburrahman, Kejurnas IPSI, IPSI Lotim Championship II, Nurhamdi Said Atlet Pencak Silat

Mahasiswa UMMAT raih medali emas di ajang Kejurnas IPSI Lotim Championship

Nurhamdi Said mahasiswa fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) peraih medali emas di Kejurnas IPSI Lotim Championship II. (ANTARA/HO-Humas UMMAT)

Kota Mataram (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini, diraih Nurhamdi Said, mahasiswa Fakultas Hukum, yang berhasil meraih medali emas pada ajang IPSI Lombok Timur Championship yang berlangsung , tanggal 19-21 Februari 2025 di Sport Hall Selong, Lombok Timur.

"Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 1.200 atlet dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu ajang paling kompetitif di tingkat nasional," ungkap Kabag Humas UMMAT Habiburrahman pada ANTARA, Rabu.

Dikatakannya, pada kejuaraan itu Nurhamdi menunjukkan performa luar biasa dengan teknik dan strategi yang matang.

"Nurhamdi berhasil mengalahkan lawan-lawan tangguh yang juga berambisi merebut gelar juara. Keberhasilannya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik UMMAT di kancah olahraga nasional," ujarnya.

Habib menuturkan, keberhasilan Nurhamdi menjadi bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu bersaing di tingkat kompetisi yang lebih luas.

"Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang dan mengharumkan nama universitas. Dengan semangat juang yang tinggi, tidak menutup kemungkinan bahwa UMMAT akan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa mendatang," harapnya.

Baca juga: UMMAT latih PMI Malaysia manajemen usaha berbasis digital

Sementara itu, Nurhamdi menuturkan, keberhasilan kali ini adalah jawaban dari kegagalan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara lalu.

"Pengalaman pahit waktu PON Aceh-Sumut lalu, saya jadikan motivasi untuk bangkit dan berjuang lebih maksimal dan Alhamdulillah, terjawab dengan medali emas ini," katanya.

Menurutnya, tantangan di kejuaraan ini tidaklah mudah dan sangat luar biasa berat. Namun, dirinya pelajari kegagalan di PON lalu dan menjadikan pelajaran berharga untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

"Saya ingin menambah jam terbang agar lebih siap menghadapi event-event bergengsi di masa depan, terutama target untuk meraih medali emas di POMNAS 2025 dan PORPROV 2026,” ujar Nurhamdi.

Baca juga: UMMAT miliki dua guru besar kepakaran bidang tradisi lisan dan daur hidup

Selain prestasi individu, lanjut Nurhamdi, ajang ini juga menjadi pengalaman berharga bagi dirinya untuk mengasah mental bertanding dan memahami pola permainan lawan.

“Setiap pertandingan memberikan pelajaran baru. Saya terus belajar dari setiap lawan yang dihadapi, memperbaiki kelemahan, dan meningkatkan strategi agar lebih siap di kompetisi berikutnya,” tandasnya.

Nurhamdi juga berharap, agar kampus terus memberikan perhatian dan pembinaan terhadap prestasi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

“Untuk teman-teman mahasiswa, saya berpesan agar tetap konsisten dalam menjalankan hal-hal positif dan selalu semangat dalam mencapai impian,” pesannya.

Baca juga: ANTARA NTB dan UMMAT teken kerja sama pemberitaan

Terkahir, Ia mengapresiasi segala bentuk dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk fasilitas latihan, motivasi, maupun kesempatan untuk mengikuti berbagai kejuaraan.

"Dukungan dari kampus, pelatih, serta rekan-rekan sesama atlet menjadi faktor penting dalam perjalanan saya kedepan menuju kemenangan dan prestasi yang gemilang," pungkasnya.

Diketahui, Nurhamdi, merupakan mahasiswa UMMAT yang berasal dari Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Baca juga: Kuliah umum di UMMAT hadirkan Profesor Nahla Shabri, perempuan berpengaruh di dunia
Baca juga: Rektor UMMAT resmi lantik dekan pertanian dan FAI
Baca juga: UMMAT kukuhkan pengurus BEM dan DPM periode 2025-2026