Jakarta (ANTARA) - Timnas futsal Indonesia tidak ambil pusing dengan publik yang membanding-bandingkan prestasi mereka dengan timnas sepak bola, dan menilai hal itu merupakan fenomena yang wajar terjadi di dunia olahraga.
Publik olahraga di tanah air beberapa waktu membandingkan pencapaian timnas futsal putra di SEA Games 2025 yang mampu meraih medali emas. Timnas futsal putri juga mengukir prestasi bersejarah di SEA Games 2025 dengan memenangi medali perak.
Sedangkan di sepak bola, timnas putra gagal mencapai fase grup. Timnas sepak bola putri juga tidak mampu membawa pulang medali setelah kalah dari 0-2 dari Thailand pada pertandingan perebutan medali perunggu.
“Kalau saya normal aja ya, kita sama-sama di olahraga pasti ada naik turunnya, kita juga di 2024 gagal ke Piala Asia, dan itu ya baik lagi tadi, seperti lawan Vietnam, hasil gagal, bagaimana kita bangkit dari kegagalan itu, jadi semuanya proses, dan wajar dalam olahraga ada traffic naik turun,” kata asisten pelatih timnas futsal putra Amril Daulay, di GOR POPKI, Jakarta, Senin.
Baca juga: Federasi menegaskan futsal adalah bagian tak terpisahkan dari PSSI
“Jadi kita nggak melihat sepak bola lagi di atas, semuanya dalam proses, dan kita doakan semoga dua-duanya bisa menjalankan hasil yang maksimal juga nantinya,” lanjut dia.
Pemain timnas futsal Mochamad Iqbal Iskandar juga memilih untuk fokus pada persiapan timnas untuk tampil di Piala Asia Futsal 2026, dan tidak menghiraukan polemik di media sosial.
Baca juga: Timnas futsal Indonesia melaju ke final setelah menang 7-3
“Kalau saya pribadi sih, saya kurang begitu memperhatikan hal seperti itu ya. Tapi kalau saya sendiri lebih fokus ke bidang masing-masing saya aja sih. Walaupun federasi sendiri nggak lepas dari PSSI ya, kita masih di naungan PSSI sih. Tapi kalau menurut saya pribadi, saya pribadi lebih fokus ke futsalnya sendiri,” kata Iqbal.
Timnas futsal saat ini sedang menyelenggarakan pemusatan latihan menjelang Piala Asia Futsal. Pada Piala Asia Futsal 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Korea Selatan, dan Kirgistan.
Piala Asia Futsal 2026 akan menjadi edisi ke-18 kejuaraan futsal dua tahunan antarnegara Asia dengan Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya setelah edisi 2002.