Majukan perpustakaan, Asisten III Setda KLU buka pertemuan multipihak

id Lombok Utara,Perpustakaan

Majukan perpustakaan, Asisten III Setda KLU buka pertemuan multipihak

Pembukaan pertemuan multipihak (stakeholders meeting) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara, NTB. (Foto Humaspro KLU)

Mataram (ANTARA) - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat melaksanakan pertemuan multipihak (stakeholders meeting) dengan tujuan untuk memajukan dan membangun perpustakaan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Setda Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Melta, di Tanjung, Selasa (20/8).

Acara bertajuk "Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial" tersebut diikuti beberapa organisasi perangkat daerag beserta pihak terkait. Di antaranya, Klub Baca Perempuan, Bank NTB Cabang Tanjung, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar, melalui Asisten III Setda Kabupaten Lombok Utars H. Melta sebelum membuka acara menyampaikan, terbentuknya perpustakaan di berbagai tempat, khususnya di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Lombok Utara, diharapkan sudah bisa dimulai.

"Dari kegiatan ini, kami harapkan semua SKPD dan stakeholders sudah mulai membuat pojok perpustakaan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lombok Utara, H Lalu Mustain mengatakan, Kabupaten Lombok Utara dijadikan "Pilot project" program Inklusi Sosial yang ada di NTB, bersama Kabupaten Bima. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut dapat memacu peran optimal untuk mengembangkan perpustakaan di Kabupaten Lombok Utara, baik di kabupaten dan desa.

"Ada enam perpustakaan yang akan mendapatkan bantuan dari anggaran APBD tahun ini, yaitu Desa Senaru, Pendua, Genggelang, Tanjung, Malaka dan Pemenang Barat," katanya.

Secara terpisah, Penjabat sementara Kepala Desa Tanjung, Abdulis, S.Pd, yang turut hadir menjawab pertanyaan media terkait bantuan yang diberikan perpustakaan menyebutkan bantuan perpustakaan yang diperoleh berupa tiga unit komputer, sedangkan untuk perpustakaan desa disiapkan ruangan khusus. 

"Semoga dengan adanya perpustakaan desa, masyarakat bisa lebih gemar membaca di perpustakaan desa," ucapnya. 
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar