ACT-Pinti NTB menghimpun darah untuk kemanusiaan

id ACT,Pinti NTB,Donor Darah

ACT-Pinti NTB menghimpun darah untuk kemanusiaan

Petugas PMI mengambil darah dari warga yang mendonorkan darahnya saat peringatan hari jadi ke-1 Pinti NTB, di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram. (ANTARA/Foto Humas ACT NTB)

Mataram (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Nusa Tenggara Barat berkolaborasi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Pinti) NTB menghimpun donor darah untuk tujuan kemanusiaan.

Berdasarkan rilis yang diterima di Mataram, Selasa, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis tersebut sebagai rangkaian memperingati hari jadi ke-1 Pinti NTB, yang digelar di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram.

Ikut terlibat juga dalam kegiatan donor darah tersebut Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) NTB, dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTB.

"PINTI ingin bersama semua organisasi di NTB, ikut donor darah di manapun dan kapanpun. Demikian juga apabila terjadi mitigasi bencana, kita harus ikut ambil bagian membantu meringankan sesama sehingga penderitaan kemanusiaan menjadi lebih ringan dan mudah," kata Ketua Pinti NTB Alwan S Thio.

Branch Manager ACT NTB Lalu Muhammad Alfian, menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi ke-1 Pinti NTB. Sebab, meskipun dalam usia yang relatif muda sudah banyak berkiprah untuk sosial kemanusiaan.

Menurut dia, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan tentu akan mendorong kekompakan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"ACT sebagai lembaga kemanusiaan mendukung dan siap berkolaborasi dengan segenap pihak yang peduli kepad kemanusiaan. Kemanusiaan akan menyatukan kita tanpa sekat. Cukup menjadi manusia untuk peduli kemanusiaan," katanya.

Acara donor darah yang berlangsung dari pukul 10.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA berlangsung sangat meriah karena dihibur langsung oleh ibu-ibu dari PINTI NTB.

Ada juga pembagian aneka hadiah dari panitia untuk para pendonor yang mendapatkan kupon undian. Jumlah peserta yang mendonorkan darah hampir mendekati target sebanyak 500 orang.

Dalam kesempatan itu, ACT yang ikut menjadi panitia acara juga diminta untuk mengisi materi tentang pengurangan resiko bencana bersama dengan Walhi NTB.

Upaya mengedukasi masyarakat penting dilakukan karena NTB merupakan jalur yang dilalui "Cincin Api" atau jalur dapur magma gunung api. Jadi tidak menutup kemungkinan Pulau Lombok akan mengalami gempa vulkanik atau tektonik yang diakibatkan pergeseran lempeng bumi dan gunung api.

Oleh sebab itu, masyarakat NTB harus bersiap-siap bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam gempa bumi atau gunung meletus, demikian paparan tersebut.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar