Atlet Berbagai Negara Pastikan Ikut Lombok Marathon

id Lombok Maraton
Atlet Berbagai Negara Pastikan Ikut Lombok Marathon
. (1)
"Kami rancang `event` ini sebagus mungkin agar bisa menjadi ikon pariwisata baru NTB"
Mataram (Antara NTB) - Panitia penyelenggara Lombok Marathon memastikan ratusan atlet dari berbagai negara ikut ambil bagian dalam "event" internasional tersebut yang akan digelar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 4 Desember 2016.

"Atlet internasional yang sudah mendaftarkan diri berasal dari Jerman, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Singapura, Thailand, Malaysia, Kenya, dan Ethiopia," kata Panitia Penyelenggara Lombok Marathon 2016, Frank Malonda, di Mataram.

Panitia penyelenggara, kata dia, menargetkan jumlah peserta mencapai 5.000 orang, di mana 60 persennya berasal dari dalam negeri dan 40 persen dari luar negeri.

Jumlah atlet yang sudah mendaftarkan diri sudah mencapai 60 persen dari target. Di mana, sekitar 300 orang berasal dari luar negeri. Sebagian besar warga negara Malaysia.

"Para atlet dari luar negeri kemungkinan datang ke Lombok tidak sendirian, tetapi membawa anggota keluarga atau sahabat untuk berolahraga sekaligus berwisata," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB Andi Hadiyanto mengatakan Lombok Marathon 2016 yang disinergikan dengan pariwisata tersebut bertujuan mempromosikan pariwisata NTB, khususnya Pulau Lombok.

"Lombok Marathon yang baru pertama kali digelar di NTB, juga menjadi ajang mencari atlet lari jarak jauh," katanya.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika NTB, serta pihak swasta sebagai penyelenggara dan sponsor.

Andi mengatakan, rute yang akan ditempuh oleh para pelari mulai dari kawasan wisata pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, menuju lingkar selatan Kota Mataram dan finis di Jalan Pejanggik Mataram.

Rute datar tersebut dinilai cukup baik. Para pelari bisa menikmati pemandangan pantai, persawahan dan kerindangan jalan raya yang banyak ditumbuhi pohon kenari.

Sebelum mencapai finis di Jalan Pejanggik, kata dia, para pelari akan disambut oleh para pelajar dari Kota Mataram yang memainkan percusi tradisional.

"Jadi kami rancang `event` ini sebagus mungkin agar bisa menjadi ikon pariwisata baru NTB. Harapannya, setiap tahun akan digelar dengan jumlah peserta yang lebih banyak, terutama dari luar negeri," kata Andi. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga