Tenaga medis hamil 7 bulan asal Loteng meninggal akibat COVID-19 dimakamkan sesuai protokol

id COVID-19,Praya

Tenaga medis hamil 7 bulan asal Loteng meninggal akibat COVID-19 dimakamkan sesuai protokol

Jenazah tenaga medis yang tengah mengandung 7 bulan Baiq Dwi Irianti (29), warga Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah yang meninggal dunia karena terpapar COVID-19 akan dimakamkan sesuai protokol kesehatan. 

Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Jenazah tenaga medis yang tengah mengandung 7 bulan Baiq Dwi Irianti (29), warga Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah yang meninggal dunia karena terpapar COVID-19 akan dimakamkan sesuai protokol kesehatan. 

Bidan tersebut meninggal dunia di RSUP Provinsi NTB. 

"Jenazah yang merupakan pasien positif COVID-19 itu tetap dimakamkan sesuai protokol kesehatan covid," kata Lurah Tiwu Galih, Lalu Haerul Rizal, Sabtu.

Baca juga: Satu pasien positif COVID-19 di Loteng meninggal dunia

Almarhumah rencananya akan dimakamkan Jumat (24/7) malam langsung, namun karena sesuatu hal lainnya,  pihak keluarga sepakat dimakankan hari ini di pemakaman umum Kelurahan Tiwugalih sesuai protokol COVID-19.

"Almarhumah meninggal dunia dalam keadaan hamil 7 bulan," jelasnya. 

Dikatakan, dari informasi bahwa almarhum terpapar COVID-19 di Kabupaten Lombok Utara, saat bersama suaminya yang bertugas di KLU. Almarhumah juga tidak ada penyakit bawaan dan meninggal dunia karena COVID-19.

"Suami dan keluarganya juga telah di isolasi," katanya. 

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik atas kejadian ini. Sehingga pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dengan jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker. 

"Intinya patuhi protokol kesehatan covid-19," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar