Para tokoh masyarakat Bayan arahkan dukungan ke NADI

id Lombok Utara,Pasangan Nadi,Pilkada KLU

Para tokoh masyarakat Bayan arahkan dukungan ke NADI

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2 Najmul Akhyar-Suardi (NADI) disambut ribuan warga saat bersilaturahmi di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (2/12/2020). ANTARA/Ist

Mataram (ANTARA) - Menjelang pencoblosan, ribuan masyarakat di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat mengawal dan mengarahkan dukungan penuh ke paslon nomor urut 2 Najmul Akhyar-Suardi (NADI).

Pengawalan dan dukungan penuh dikerahkan pada acara kampanye dialogis di tiga titik, yaitu Dusun Tanak Petak Desa Loloan, Dusun Batukoq Desa Senaru, dan Dusun Sri Menganti Desa Anyar, Kecamatan Bayan, pada Rabu (2/12), mulai pukul 10.00 hingga 16.00 Wita.

Antusias pengawalan tim paslon NADI juga diiringi para tokoh Bayan dari berbagai kalangan. Para pendukung berteriak dan optimis bisa menghantarkan kemenangan Najmul Akhyar untuk periode keduanya. Dukungan penuh ini semakin bertambah seiring sejumlah tokoh adat, tokoh politik, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lainnya asal Bayan bergabung dalam satu barisan kemenangan NADI.

Masyarakat Kecamatan Bayan memberikan dukungan karena mempercayai Najmul Akhyar sudah banyak keberhasilan ditorehkan selama lima tahun semasa menjabatnya, terutama kepeduliannya terhadap perlindungan masyarakat adat, kepeduliaan terhadap kelestarian budaya, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lebah madu trigona, pemberdayaan ekonomi lainnya, dan masih banyak program-program dan kegiatan yang diarahkan ke masyarakat Bayan, meskipun pada Pilkada 2015 posisi suara Najmul Akhyar kalah, namun kepeduliaannya tak pernah berhenti.

Selain itu, kesederhaan dan dekat dengan masyarakat kalangan bawah juga menjadi bahan pertimbangan masyarakat untuk memperkuat kemenangan NADI di wilayah Kecamatan Bayan.

"Salam dua jari, di Kecamatan Bayan kita harus menang," tegas Edi Setiawan, salah seorang tokoh Bayan melalui atas kendaraan mengiringi rombongan NADI.

Tokoh muda Bayan, Ria Sukandi menegaskan, dukungan masyarakat Bayan harus dipenuhkan untuk memenangkan paket NADI karena melihat dukungan para tokoh terus mengalir kemudian keberhasilan program Najmul Akhyar selama pemerintahan yang masih berjalan sampai saat ini.

Selain itu, visi-misi kedepan, paket NADI juga tengah berjuang memekarkan Kecamatan Bayan menjadi dua kecamatan dan membangunkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk wilayah timur demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Niat baik beliau kita harus kawal dan wujudkan supaya terpilih kembali pada 9 Desember," katanya.

Tokoh Politisi Demokrat Asal Bayan, Widi Al-Bayani mengajak kepada seluruh masyarakat di Desa Anyar khususnya, masyarakat Kecamatan Bayan umumnya agar menghantarkan kemenangan kepada Najmul Akhyar untuk periode keduanya supaya bisa melanjutkan program-program yang baik untuk masyarakat.

Jangan sampai mendengarkan, jangan sampai sekedar membaca di media sosial lalu menyatakan era pemerintahan Najmul gagal, justru pada era pemerintahan Najmul banyak program yang menyentuh langsung ke masyarakat.

"Mari satukan dukungan penuh mendukung pak Najmul Akhyar untuk periode keduanya," ucapnya.

Sementara itu, Calon Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar menyampaikan, dirinya sadar betul bahwa Kecamatan Bayan memerlukan percepatan dalam pendekatan pelayanan di seluruh sektor, mulai dari pelayanan pos damkar sudah dibuatkan, Puskesmas sudah ada dua di Senaru dan Anyar, kedepan perlu membentuk RSUD, pembangunan infrastruktur jalan miliaran rupiah terus diprioritaskan setiap tahunnya namun luas wilayah Kecamatan Bayan begitu luas, sehingga terus diprioritaskan, dari sisi pendidikan pun terus didekatkan.

Pelayanan administasi kependudukan pun masyarakat cukup ke Kantor Kecamatan Bayan sudah dipersiapkan, tidak perlu ke Kantor Dukcapil.

"Saya berpikir, Kecamatan Bayan berada di ujung timur harus didekatkan pelayanannya dengan menghadirkan lebih dekat pelayanan dasar maka kedepan pelayanan dasar lainnya akan lebih didekatkan," tegasnya.

Selain itu, dari sisi kearifan lokal, adat istiadat, budaya, menginspirasi dirinya melahirkan pembentukan majelis krama desa (MKD) yang berfungsi menyelesaikan persoalan hukum dengan mengedepankan adat yang berlaku di tengah masyarakat sehingga mampu menekan angka persoalan hukum yang naik ke aparat penegak hukum.

MKD sudah terbentuk di semua desa di Lombok Utara, dan sekarang menjadi percontohan bagi daerah lain karena satu-satunya ada di NTB.

"Banyak inspirasi yang terlahir dari Bayan untuk kesejahteraan dan kepedulian terhadap masyarakat Lombok Utara, karena itulah kedepan apa yang belum ada atau masih kurang kita akan tingkatkan," katanya.
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar