Curi perlengkapan make up, residivis asal Jempong Mataram tak sadar terekam CCTV

id kasus pencurian,residivis

Curi perlengkapan make up, residivis asal Jempong Mataram tak sadar terekam CCTV

Polisi menunjukan tersangka beserta barang bukti kasus pencurian dalam konferensi pers di Mapolsek Pagutan, Mataram, Rabu (9/6/2021). (ANTARA/HO-Polresta Mataram)

Mataram (ANTARA) - Residivis kasus pencurian berinisial IM (20) alias Ongang, asal Jempong, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, kembali ditangkap pihak kepolisian usai ulahnya terungkap dari rekaman CCTV korban.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi melalui Kapolsek Pagutan Iptu I Ketut Artana di Mataram, Rabu, mengatakan, Ongang ditangkap karena mencuri sepeda motor milik korban yang beralamat di BTN Griya Indah.

"Berawal dari pelacakan rekaman CCTV milik korban, identitasnya berhasil teridentifikasi dan kami tangkap ketika sedang menjual bongkaran sepeda motor korban di salah seorang pengepul rongsokan," kata Artana.

Dari penangkapannya pada Senin (7/6), polisi mengamankan Ongang dengan barang bukti hasil curiannya.

Kepada polisi, Ongang mengaku aksinya tersebut dilakukan bersama seorang rekannya berinisial AM alias Amin.

"Identitas rekannya itu sudah kita kantongi dan sekarang masih dalam perburuan di lapangan," ujarnya.

Kemudian dari pemeriksaannya diketahui bahwa Ongang merupakan residivis kasus pencurian yang kembali berulah di sejumlah TKP pencurian.

"Dari identifikasi kami, ada empat TKP yang dia lancarkan. Ada sebagian barang bukti yang juga berhasil kami amankan dari pengepul barang rongsokan di wilayah Karang Pule, TKP penangkapan," pungkasnya.

Salah satu TKP yang teridentifikasi sebagai lokasi Ongang melancarkan aksi, jelasnya, berada di komplek pertokoan Lingkar Selatan, Jalan Dr. Soedjono.

"Pada TKP itu, pelaku mencuri kamera dan satu set perlengkapan make-up," ujarnya.

Karena perbuatannya, kini Ongang yang mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Pagutan telah menjadi tersangka yang terancam penjara lima tahun sesuai sangkaan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar