Diduga rem blong, mini bus berpenumpang 20 orang nyemplung ke jurang

id Minibus

Diduga rem blong, mini bus berpenumpang 20 orang nyemplung ke jurang

Mobil mini bus berpenumpang 20 orang yang disopiri Mahnun (43), Rabu (12/10) sekitar pukul 13.00 Wita terguling dan terperosok ke jurang di jalan jurusan Sembalun menuju Bilepetung diduga akibat rem mobil blong. 

Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Mobil mini bus berpenumpang 20 orang yang disopiri Mahnun (43), Rabu (12/10) sekitar pukul 13.00 Wita terguling dan terperosok ke jurang di jalan jurusan Sembalun menuju Bilepetung diduga akibat rem mobil blong. 

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, penumpang hanya mengalami luka-luka dan kasusnya dalam penanganan pihak berwajib.

Informasi yang dihimpun, sebelum kecelakaan terjadi, mobil mini bus tersebut datang ke Sembalun mengangkut 20 orang penumpang untuk menghadiri pernikahan keluarga. 

Namun saat pulang dari begawe atau undangan, mobil mini bus saat tiba TKP di jalan jurusan Sembalun-Bilepetung atau di jalan berkelok dan menurun, rem mobil tak berfungsi. Kendaraan sempat oleng dan terpelanting ke kanan jalan, mengakibatkan mobil terguling ke jurang. 

"Kecelakaan tunggal ini terjadi diduga akibat rem blong, dan mobil sempat oleng kekanan jalan dan terguling ke jurang," ungkap Kapolsek Sembalun AKP L Pancawarsa. 

Menurut Mik Panca panggilan akrab Kapolsek Sembalun, dalam kasus kecelakaan tunggal ini, tidak ada korban jiwa, korban hanya mengalami luka luka, dan para korban langsung di larikan ke Puskesmas guna mendapat pertolongan.

"Dari kejadian tersebut sebagian penumpang mengalami luka luka, tiga orang di bawa ke Puskesmas Sembalun dan penumpang lainnya dibawa ke Puskesmas Sambalia untuk mendapatkan perawatan intensif,"  katanya seraya mengatakan kasus kecelakaan ini telah ditangani Polsek Sembalun.

"Korban laka lantas tunggal ini  berasal dari Sendanggalih Barat, Desa Sambalia, Kecamatan Sambalia," jelasnya.