Bulog salurkan raskin kompensasi kenaikan harga bbm

id bulog, raskin, kompensasi bbm

Bulog salurkan raskin kompensasi kenaikan harga bbm

Penyaluran raskin di NTB (ist)

Kami sudah menerima surat perintah penyaluran raskin dan setelah SK pagu tambahan ditandatangani Gubernur NTB, kita langsung menyalurkan raskin 13 (tambahan raskin bulan ke-13) ..."

Mataram, (Antara Mataram) - Divisi Regional (Divre) Bulog Nusa Tenggara Barat segera menyalurkan beras untuk masyarakat miskin sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak yang secara resmi berlaku mulai Sabtu dinihari

Kepala Divisi Regional Bulog NTB Muhammad Hasyim di Mataram, Sabtu mengatakan pihaknya telah menerima surat perintah untuk menyalurkan raskin.

Penyaluran beras sebagai kompensasi kenaikan harga BBM itu akan dilaksanakan mulai Senin (25/6) setelah surat keputusan (SK) pagu tambahan raskin ditandatangani gubernur.

"Kami sudah menerima surat perintah penyaluran raskin dan setelah SK pagu tambahan ditandatangani Gubernur NTB, kita langsung menyalurkan raskin 13 (tambahan raskin bulan ke-13) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM). Kita tidak mengalami kesulitan, karena stok beras tersedia cukup banyak," katanya.

Pada Juni 2013 Divre Bulog NTB akan menyalurkan raskin dua kali, yakni jatah Juni dan raskin 13.

Demikian juga pada Juli akan ditambah dengan raskin 14 dan raskin untuk September dan ditambah raskin 15.

Dia mengatakan, stok beras yang dikuasai NTB saat ini mencapai 134 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 18 bulan atau hingga akhir 2014. Stok beras tersimpan di gudang Bulog baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Stok beras tersebut, kata Hasyim, cukup untuk memenuhi tambahan jatah beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang akan disalurkan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM.

"Terkait dengan penyaluran raskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM kami sudah menyiapkan beras sebanyak 22 ribu ton. Beras tersebut cukup untuk tambahan penyaluran raskin selama tiga bulan," ujarnya.

Menurut dia, berapa saja yang dibutuhkan untuk tambahan raskin itu pihaknya siap menyalurkan. Kalau seandainya dibutuhkan tambahan raskin untuk 15 hingga 16 bulan, stok yang tersedia mencukupi.

Stok beras tersebut, menurut Hasyim, tersedia di seluruh wilayah NTB baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, sehingga tidak perlu memobilisasi beras dari tempat lain, misalnya untuk memenuhi kebutuhan raskin di Pulau Sumbawa tidak perlu mengangkut beras dari Pulau Lombok.

Dia mengatakan, hampir semua gudang Bulog yang ada di NTB penuh dengan stok beras baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, artinya stok beras untuk daerah ini benar-benar dalam kondisi aman (*)

Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.