Tiga kecamatan di Sumbawa dilanda banjir bandang pada Selasa sore

id BPBD Sumbawa,Banjir Bandang,Kabupaten Sumbawa,banjir di Sumbawa,banjir Sumbawa

Tiga kecamatan di Sumbawa dilanda banjir bandang pada Selasa sore

Dua warga melihat puing-puing rumah yang rusak akibat banjir bandang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Selasa (4/4/2023). ANTARA/HO-BPBD Sumbawa

Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut
Mataram (ANTARA) - Sebanyak delapan desa tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dilanda banjir bandang pada Selasa, pukul 16.00 Wita.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat dalam keterangan resmi diterima di Mataram, Selasa, mengatakan banjir bandang tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan dan sedimentasi di daerah aliran sungai.

"Ada delapan desa yang tersebar di tiga kecamatan yang terdampak banjir bandang. Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut," katanya.

Baca juga: Banjir di Bima: satu orang tewas dan dua terluka
Baca juga: Jalan provinsi terputus akibat banjir menerjang tiga desa di Bima


Ia menyebutkan tiga kecamatan yang dilanda banjir bandang, yakni Kecamatan Lenangguar meliputi Desa Lenangguar dan Ledang.

Banjir bandang di Desa Lenangguar tepatnya di depan kantor Camat Lenangguar. Air sungai meluap dan menggenangi jalan lintas Lenangguar sehingga transportasi masyarakat menjadi terganggu.

Muhammad menambahkan banjir bandang di Desa Ledang melanda pemukiman warga yang berada di bantaran sungai. Banjir juga hampir melewati jembatan lintas desa setempat.

Banjir di Desa Empang Bawah, Kecamatan Empang menyebabkan pemukiman warga terendam air.

Di Kecamatan Moyo Hulu, katanya, lima desa yang dilanda banjir, yakni Lito, Semamung, Brang Rea, Sebasang, dan Bage Loka.

Banjir bandang juga menyebabkan beberapa jembatan terputus, yakni jembatan penghubung Desa Lito dan Batu Tering, sedangkan jembatan gantung di Desa Semamung juga ambles diterjang banjir bandang.