FK2D Diminta Berperan Dalam Penyelesaian Masalah Tapal Batas

id FK2D KSB

"Saya berharap FK2D ikut berperan dalam proses penyelesaian sengketa tapal batas yang masih saja terjadi saat ini di beberapa desa,"

Sumbawa Barat, (Antara NTB) - Forum Komunikasi Kepala Desa diminta ikut berperan dalam penyelesaian batas wilayah antar desa.
Permintaan itu disampaikan Sekretaris daerah (Sekda) Sumbawa Barat, W Musyafirin, ketika membuka kongres Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) Kabupaten Sumbawa Barat, di Taliwang, ibu kota Sumbawa Barat, Kamis (5/2).
"Saya berharap FK2D ikut berperan dalam proses penyelesaian sengketa tapal batas yang masih saja terjadi saat ini di beberapa desa," kata Sekda.
Menurut dia, FK2D harus juga bisa memposisikan diri sebagai fasilitator atau wadah penyelesaian konflik, khususnya yang terjadi di tingkat desa, tidak sekedar sebagai tempat menyalurkan aspirasi masyarakat desa.
Permintaan Sekda memang beralasan, mengingat dalam beberapa waktu terakhir, persoalan tapal batas antar desa kerap mencuat, bahkan menjurus ke antar masyarakat di kedua desa yang bertikai.
Persoalan tapal batas itu, antara lain terjadi antara Desa Belo Kecamatan Jereweh dengan Desa Benete Kecamatan Maluk, Desa Kertasari Kecamatan Taliwang dengan Desa Tua Nanga Kecamatan Poto Tano, serta Desa Sari, Kecamatan Taliwang, dengan Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, kata Musyafirin, saat ini tengah melakukan upaya mediasi tentang berbagai persoalan menyangkut tapal batas tersebut.
Menurutnya, dengan keterlibatan FK2D, ruang komunikasi bisa lebih terbuka untuk mencapai kesepahaman dan kesepakatan yang lebih baik.
"FK2D tidak salah untuk ikut berperan dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi, seperti masalah sengketa tapal batas desa. Apalagi organisasi ini dibentuk memang bertujuan untuk menyelesaikan persoalan ditingkat desa," ujarnya.
Secara khusus, Sekda juga meminta kepada Kepala Desa Tua Nanga dan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano untuk ikut berperan dalam menjaga batas perairan antara Kabupaten Sumbawa Barat dengan Kabupaten Sumbawa.
"Tentu dengan tetap mengacu pada tapal batas yang ditetapkan Pemprov NTB," katanya.
Kongres ke-6 FK2D Kabupaten Sumbawa Barat, juga diisi dengan penyegaran pengurus organisasi itu.
Kepala Desa Seloto Lukmanul Hakim, terpilih sebagai Ketua FK2D Kabupaten Sumbawa Barat peroide 2015-2017, setelah menang dalam pemilihan yang dilaksanakan dengan mekanisme voting. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.