Diskoperindag: Di Mataram Tercatat 2.802 Wirausaha Baru

id wira usaha

"Dalam lima tahun yakni 2014-2018, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan Mataram harus menciptakan sebanyak 5.000 wirausaha baru"


Mataram, (Antara NTB)- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat jumlah wirausaha baru di kota ini sudah mencapai 2.802 atau sekitar 80 persen dari target 5.000 wirausaha pada 2018.

"Dalam lima tahun yakni 2014-2018, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan Mataram harus menciptakan sebanyak 5.000 wirausaha baru," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan di Mataram, Rabu.

Wartan mengatakan, pihaknya optimistis target yang ditetapkan pemerintah provinsi tersebut bisa terealisasi.

Pasalnya, dari pengalaman lima tahun pertama target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi NTB pada tahun 2009-2013 realisasinya mencapai lebih di atas 100 persen.

Hal itu, kata dia, merupakan salah satu indikator peningkatan pertumbuhan ekonomi di kota yang tinggi, sehingga menjadi peluang yang menguntungkan bagi masyarakat kota.

"Bahkan Kota Mataram menjadi `madu` bagi masyarakat luar kota untuk membuka usaha di kota," ujarnya.

Di samping itu, pemerintah kota aktif memberikan pelatihan kepada para wirausaha sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengusaha.

"Bahkan setelah usaha mereka berjalan dengan baik, kita memberikan berbagai peralatan yang dibutuhkan. Mungkin itu yang juga memancing menjamurnya wirausaha baru di kota," ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 2.802 wirausaha baru ini bergerak dalam berbagai bidang, mulai dari olahan pangan, garmen, hingga kerajinan tangan.

"Rata-rata mereka merupakan wirausaha mikro menengah dan kecil," katanya.

Dalam pembinaannya, kata Wartan, pemerintah terus memberikan pelatihan dan dukungan peralatan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Peralatan tersebut di antaranya gerobak bagi pedagang kaki lima (PKL), mesin jahit, peralatan pembuat kue dan peralatan lainnya.

"Pengadaan bantuan itu setiap tahunnya kami anggarkan, sebagai upaya memotivasi para wirausaha baru," ucapnya. (*)