Pemkot Mataram mengevaluasi iklan rokok demi wujudkan Kota Layak Anak

id Iklan Rokok Mataram,Rokok di Mataram,Rokok,Mataram

Pemkot Mataram mengevaluasi iklan rokok demi wujudkan Kota Layak Anak

Dokumen: salah satu titik iklan rokok di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ANTARA/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera mengevaluasi keberadaan iklan rokok pada sejumlah titik di kota itu sebagai salah satu upaya mewujudkan Mataram sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Senin, mengatakan, evaluasi itu menjadi bagian komitmen terhadap pemberian penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada peringatan Hari Anak Nasional 2023.

"Kita tidak menutup mata dengan kondisi iklan rokok yang saat ini terkesan menjamur. Itu jadi catatan kita untuk dievaluasi ke depan," katanya.

Ia mengatakan keberadaan iklan rokok menjadi salah satu parameter penilaian dalam mewujudkan KLA. Namun di sisi lain pemkot dituntut untuk mengejar pendapatan daerah, salah satunya melalui pajak reklame.

"Kondisi kita saat ini memang sangat dilematis, tapi kita akan terus mencari solusi yang lebih baik agar pendapatan daerah tercapai dan target KLA juga bisa terwujud," katanya.

Apalagi, lanjut Swandiasa yang mendampingi Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menerima penghargaan KPAI pada Kamis (20/7-2023) di Jakarta, mengatakan, Kota Mataram berhasil mendapatkan penghargaan dari KPAI karena Mataram dinilai kota paling nyaman didiami, termasuk untuk anak-anak.

Alasannya, kata dia, karena Mataram memiliki lima parameter yang ditetapkan KPAI yakni ketersediaan fasilitas peribadatan, ketersediaan energi, infrastruktur, perumahan, dan tata ruang.

"Karena itulah apa yang menjadi catatan-catatan dari pemerintah segera kita tindaklanjuti guna mewujudkan Mataram menjadi Kota Layak Anak," katanya.

Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman sebelumnya mengatakan penghargaan KPAI menunjukkan Kota Mataram telah berperan aktif dalam melindungi hak-hak anak dan memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan anak.

Upaya perlindungan anak sangatlah penting, kata dia, dalam menciptakan lingkungan yang aman, mendukung pertumbuhan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

"Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi dari berbagai pihak akan membawa manfaat besar bagi generasi muda Indonesia," katanya,

Ia mengharapkan penghargaan itu memotivasi Pemkot Mataram dan seluruh pihak terkait untuk terus berkomitmen melindungi anak-anak serta meningkatkan kualitas kehidupan mereka dalam berbagai aspek.

"Penghargaan itu menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen dari berbagai pihak terkait pentingnya melindungi anak-anak dan memperjuangkan hak-hak mereka," katanya.