Pelatih Munster akui naluri cetak gol pemain Persebaya harus diasah

id Persebaya Surabaya, Paul Munster, Madura United,liga 1 indonesia

Pelatih Munster akui naluri cetak gol pemain Persebaya harus diasah

Pelatih Kepala Persebaya Surabaya Paul Munster memberikan instruksi kepada pemainnya saat pertandingan pekan ke-29 Liga 1 Indonesia di Stadion GBT Surabaya, Rabu (13/3/2024). ANTARA/Rizal Hanafi

Surabaya (ANTARA) - Pelatih kepala Persebaya Surabaya Paul Munster mengakui naluri untuk mencetak gol anak asuhnya masih harus diasah lagi agar bisa lebih baik dalam setiap pertandingan.

"Kami memiliki banyak peluang terutama di babak kedua, para pemain sudah melakukan instruksi saya tapi di sepertiga akhir belum bisa membuahkan hasil, naluri gol mereka belum ada, insting untuk mencetak gol masih kurang, itu akan saya perbaiki terus ke depannya," ujar Munster saat konferensi pers usai pertandingan melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu malam.

Munster menjelaskan, pada babak pertama dua puluh hingga dua lima menit awal timnya sudah bermain bagus, namun Madura United bisa mengimbangi itu semua.

"Namun di babak kedua kami melakukan perubahan taktik, agar lebih banyak untuk mencetak gol. Pada babak kedua kami sangat bagus, kami sangat baik tetapi kami masih tidak bisa mencetak gol," ucap pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

Namun, dirinya menghargai perjuangan para pemain yang sudah bekerja keras untuk melawan Madura United dan membuat peluang.

"Jika tidak ada peluang yang terjadi saat pertandingan tadi, itu yang menjadi masalah besar buat saya," kata pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro itu.

Sementara itu, kapten Persebaya Reva Adi Utama mengaku rekan-rekannya kehilangan fokus pada pertengahan babak pertama dan belum bisa memaksimalkan peluang yang didapat.

"Para pemain sudah bermain baik malam hari ini, banyak peluang yang terjadi tapi kami belum bisa memaksimalkannya, terutama di babak kedua kami lebih mendominasi pertandingan," ucapnya.

Menurut pemain asal Makassar tersebut, permasalahannya juga ada di sepertiga akhir pertandingan yakni keagresifan para pemain tidak muncul.

"Di final third kami tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada dan saya rasa banyak peluang yang terjadi, tapi ya beginilah sepak bola jika tidak bisa memaksimalkan hasilnya tidak seperti yang diinginkan juga, hasilnya draw," ujarnya.

Sebelumnya, klub yang berjuluk Bajo Ijo tersebut hanya bermain imbang 0-0 melawan Madura United pada Laga pekan ke-29 Liga 1 Indonesia.

Dari hasil pertandingan tersebut, Persebaya naik satu peringkat ke-11 dengan total poin 36 dari 29 pertandingan. Sementara, Madura United juga naik satu peringkat ke-4 dengan total poin 46 dari 29 pertandingan.

Baca juga: Pelatih Madura United targetkan raih poin di kandang Persebaya
Baca juga: Pelatih Persebaya Munster tak permasalahkan Henrique-Iqbal absen


Pada laga berikutnya, Persebaya akan melawat ke kandang Arema FC pada 27 Maret 2024. Sedangkan Madura United akan menjamu PSS Sleman di kandangnya pada 28 Maret 2024.