BPJS Ketenagakerjaan NTB Menyumbang Ratusan Kantong Darah

id BPJS TK

Kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-40 BPJS Ketenagakerjaan di Mataram, NTB, Rabu (15/11). ANTARA NTB/Awaludin

"Dengan 30 menit mendonorkan darah, kita bisa menyelamatkan tiga jiwa"
Mataram, 15/11 (Antara) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyumbangkan lebih dari 150 kantong darah melalui para mitra pendonor untuk kemanusiaan.

"Alhamdulillah lebih dari 150 pendonor yang datang untuk kepentingan menyelamatkan nyawa. Dengan 30 menit mendonorkan darah, kita bisa menyelamatkan tiga jiwa," kata Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Mataram Sudiono, di sela kegiatan donor darah di Mataram, Rabu (15/11).

Ia mengatakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut digelar serentak di kantor cabang seluruh Indonesia.

Khusus di Kota Mataram, para pendonor berasal dari para peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan perusahaan mitra yang tersebar di Pulau Lombok.

Ada juga dari lingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Mataram, dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen).

"Ikut berpartisipasi Kepala Kejati dan Wakil Kepala Kejati NTB, serta para asistennya. Mereka datang berbondong-bondong mendonorkan darah," ujarnya.

Selain donor darah, kata Sudiono, rangkaian kegiatan HUT ke-40 BPJS Ketenagakerjaan juga diperingati dengan cara mengajar ke sejumlah sekolah dan memberikan dongeng kepada para siswa taman kanak-kanak di sekitar wilayah kerja.

Ada juga pasar murah kebutuhan pokok. Kegiatan tersebut rencananya digelar pada 24 November 2017 di halaman kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mataram, Jalan Langko Nomor 15 Ampenan.

Pasar murah tersebut khusus disediakan bagi para peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Mereka bisa membeli paket kebutuhan pokok yang berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan susu dengan mendapat potongan harga sebesar 60 persen dari total harga sebesar Rp150 ribu per paket.

Harga paket kebutuhan pokok sebesar 40 persen dari nilai jual disesuaikan dengan usia 40 tahun BPJS Ketenagakerjaan.

"Dengan menggelar pasar murah kebutuhan pokok dihajatkan untuk meringankan beban peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam memenuhi kebutuhan hidup," kata Sudiono. (*)

Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar