Mataram (Antaranews NTB) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, bentangan konstruksi jembatan Dasan Agung, pekan depan mulai dikerjakan di lokasi proyek.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram, Jumat, mengatakan, pengerjakan plat bentangan konstruksi jembatan saat ini sudah hampir rampung.
"Jadi minggu depan kontraktor mulai bekerja pada lokasi pembangunan jembatan yakni di pingggir Kali Jangkuk Kelurahan Dasan Agung," katanya.
Menurut dia, kontrak pembangunan jembatan Dasan Agung dimulai sejak 25 Mei hingga 21 Oktober 2018, dengan nilai proyek Rp1,8 miliar dan 70 persen dari nilai kontrak tersebut untuk pembuatan plat bentangan jembatan sebab kontruksi fondasi utama sudah dikerjakan tahap pertama.
"Plat bentangan jembatan itu dibuat di `showroom` kontraktor, sehingga selama ini aktivitas di lapangan atau lokasi proyek tidak terlihat," katanya.
Menurut dia, Jembatan Dasan Agung memiliki bentangan dengan panjang sekitar 30 meter, dan lebar 3 meter tapi jalan efektif yang dapat digunakan hanya 2 meter atau khusus untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
Dikatakan, selain akan dilakukan pemasangan plat konstruksi jembatan, kontraktor juga akan mengerjakan pengerukan jalan bagian Selatan jembatan atau Jalan Cengkeh yang tembus ke Jalan Langko.
Pengerukan itu dilakukan untuk menyesuaikan elefansi jembatan dengan Jalan Cengkeh, sehingga dapat memudahkan akses masyarakat yang akan menuju ke Jalan Langko.
"Pembangunan jembatan ini sekaligus untuk memecah keramaian pada jam-jam tertentu di sejumlah ruas jalan Kelurahan Dasan Agung dan Kebon Sari," katanya.
Mahmuddin mengatakan, jika tidak ada kendala atau faktor cuaca maka proyek bisa selesai tepat waktu yakni pada 21 Oktober 2018, dan masyarakat sekitar sudah dapat memanfaatkan jembatan tersebut. (*)