Bhineka Life dirikan puluhan Rusuk untuk Lombok

id Bhineka Life,Rusuk,Gempa Lombok,NTB

Perusahaan asuransi jiwa nasional, Bhinneka Life saat menyerahkan bantuan salah satunya akan membangun 30 unit rumah sementara untuk kemanusiaan (RUSUK) bagi korban gempa di Lombok, tepatnya di Dusun Luk Barat, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

RUSUK berukuran 4x4 meter ini berbahan dasar bambu atau kayu dan atap terpal, serta memiliki satu kamar di dalamnya. Pembangunan RUSUK akan berlangsung 30 hari, dengan target 1 hari satu RUSUK
Lombok Utara (Antaranews NTB) - Perusahaan Asuransi Jiwa Nasional, Bhinneka Life akan membangun 30 unit rumah sementara untuk kemanusiaan (RUSUK) bagi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono di Gangga, Minggu, mengatakan pembangunan RUSUK senilai Rp51 juta ini akan dikerjakan oleh Yayasan Komunitas Gerak Bareng (Ayo Gerak Bareng) secara bertahap di Dusun Luk Barat, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

"RUSUK berukuran 4x4 meter ini berbahan dasar bambu atau kayu dan atap terpal, serta memiliki satu kamar di dalamnya. Pembangunan RUSUK akan berlangsung 30 hari, dengan target 1 hari satu RUSUK," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Minggu.

Ihwal pembangunan RUSUK, lanjut dia tak lepas dari kondisi warga terdampak gempa yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian.

"Bhinneka Life ingin menunjukkan kepedulian dengan menyediakan tempat tinggal yang memadai, satu RUSUK untuk satu keluarga," ujarnya.

Selain bantuan dari perusahaan, dalam kesempatan yang sama Bhinneka Life juga menyalurkan bantuan swadaya karyawan, berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan sehari-hari.

Menurut Wiroyo, program Bhinneka Life Peduli Lombok ini melengkapi program CSR yang sedang berjalan, yaitu Literasi Perencanaan Keuangan untuk para petani, kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), serta Literasi Perencanaan Keuangan untuk paraguru mata pelajaran ekonomi SLTA kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pendiri Yayasan Komunitas Ayo Gerak Bareng, Ahmad Zaki, mengaku menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Bhinneka Life.

"Di sini banyak korban ditenda-tenda pengungsian yang minim fasilitas. Kami mengajak berbagai pihak menyediakan tempat tinggal sementara yang lebih baik, sembari menunggu bantuan pembangunan rumah dari pemerintah selesai," ucapnya.

Untuk RUSUK, ia mengatakan, mampu bertahan hingga satu tahun ke depan. Bahkan, Yayasan Komunitas Gerak Bareng menargetkan pembangunan RUSUK sebanyak seribu unit, dengan tahap awal pembangunan 100 unit, di mana 30 unit di antaranya dari Bhinneka Life. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar