Jasa Raharja NTB serahkan santunan Rp40,14 miliar

id Jasa Raharja NTB,Serahkan Santunan,Mulyadi

Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang NTB, Mulyadi.

Kabupaten Lombok Timur paling tinggi kasus kecelakaan kendaraan bermotor dengan total nilai santunan yang diserahkan sebesar Rp8 miliar
     Mataram (Antaranews NTB) - Perseroan Terbatas Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Barat telah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dan luka-luka akibat kecelakaan kendaraan bermotor di jalan raya sebesar Rp40,14 miliar pada 2018.

       Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang NTB, Mulyadi, menjelaskan penyerahan santunan merupakan amanat
Undang-Undang Nomor 33 tahun 1984 jo Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

     Selain itu, Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

     "Ada 1.500 kejadian kecelakaan kendaraan bermotor di NTB yang dilaporkan pada 2018. Dan kami sudah menyerahkan santunan, baik kepada keluarga korban meninggal dunia, korban luka-luka dan cacat tetap," katanya.

     Mulyadi mengatakan total nilai santunan yang diserahkan pada 2018 meningkat senilai Rp8 miliar atau sebesar 23,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

     Hal itu disebabkan adanya kenaikan santunan per 1 Juni 2017 berdasarkan Permenkeu RI No.15/PMK.010/2017, dan Permenkeu RI No.16/PMK.010/2017.

     Berdasarkan laporan kinerja PT Jasa Raharja Cabang NTB, penyerahan santunan lebih banyak diberikan kepada korban yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa, yakni sebesar 32,69 persen.

     Hal itu dapat diinterpretasikan bahwa satu dari tiga korban kecelakaan lalu lintas di NTB, adalah dari kalangan pelajar.

     Oleh sebab itu, diperlukan perhatian lebih dari semua pihak untuk ikut melakukan pencegahan, khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

     "Kabupaten Lombok Timur paling tinggi kasus kecelakaan kendaraan bermotor dengan total nilai santunan yang diserahkan sebesar Rp8 miliar," ujar Mulyadi.

     Melihat kondisi tersebut, kata dia, Jasa Raharja Cabang NTB turut peduli dan berperan serta dalam kegiatan-kegiatan pencegahan kecelakaan lalu lintas yang bertujuan menekan jumlah korban.

     Upaya tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kepolisian Daerah NTB untuk bersama-sana mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan raya.

     Selain itu, menginisiasi pembentukan Kampus Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Universitas Mataram dengan melibatkan mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru Provinsi NTB.

     "Para mahasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi katalisator di masyarakat asalnya untuk mempercepat edukasi tentang keselamatan berkendara," katanya. ***3***
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar