Harga emas UBS dan Galeri24 hari ini naik, Kamis 22 Januari 2026

id harga emas, emas pegadaian, investasi emas,ubs,galeri24,harga emas naik

Harga emas UBS dan Galeri24 hari ini naik, Kamis 22 Januari 2026

Emas batangan tahun 2017 hingga 2025 (ANTARA/Nabila Charisty)

Jakarta (ANTARA) - Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Kamis, menunjukkan dua produk buatan Galeri24 dan UBS yang kompak mengalami kenaikan drastis sejak 20 Januari.

‎Harga jual emas Galeri24 meroket lagi dari semula Rp2.766.000 menjadi Rp2.854.000 per gram atau naik Rp85.000, begitu pula harga emas UBS turut mengalami kenaikan tinggi yaitu ke angka Rp2.918.000 dari awalnya dibanderol Rp2.826.000 per gram atau naik Rp92.000.

Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

0,5 gram: Rp1.497.000

‎1 gram: Rp2.854.000.

‎2 gram: Rp5.624.000

‎5 gram: Rp13.955.000

‎10 gram: Rp27.835.000

‎25 gram: Rp69.417.000

‎50 gram: Rp138.723.000

‎100 gram: Rp277.309.000

‎250 gram: Rp691.569.000

‎500 gram: Rp1.383.137.000

‎1.000 gram: Rp2.766.272.000


UBS

0,5 gram: Rp1.577.000

‎1 gram: Rp2.918.000

‎2 gram: Rp5.791.000

‎5 gram: Rp14.308.000

10 gram: Rp28.467.000

‎25 gram: Rp71.027.000

‎50 gram: Rp141.761.000

‎100 gram: Rp283.410.000

250 gram: Rp708.316.000

‎500 gram: Rp1.414.969.000

Baca juga: Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,772 juta/gram, Rabu 21 Januari 2026
Baca juga: Harga emas UBS dan Galeri24 hari ini naik, Rabu 21 Januari 2026
Baca juga: Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,705 juta/gram, Selasa 20 Januari 2026
Baca juga: Harga emas UBS dan Galeri24 hari ini naik, Selasa 20 Januari 2026
Baca juga: Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,703 juta/gr, Senin 19 Oktober 2026

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.