Tim medis TNI berikan pelayanan kesahatan kepada penyelenggara pemilu

id pelayanan kesehatan

Danrem 162/WB Kol Czi Ahmad Rizal Ramdhani (tengah), mendampingi tim medis TNI dari Denkesyah Mataram ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas rekapitulasi suara di Kantor Camat Narmada, Lombok Barat, NTB, Rabu (24/4/2019). (Foto Penrem 162/WB)

Lombok Barat (ANTARA) - Tim medis TNI dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Mataram, Nusa Tenggara Barat, memberikan pelayanan kesehatan kepada pihak penyelenggara Pemilu 2019 yang saat ini sedang melakukan rekapitulasi dan penghitungan suara ditingkat kecamatan.

Dalam kegiatannya yang digelar Rabu (24/4), Tim Denkesyah Mataram turun bersama Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dan didampingi Sekretaris KPUD NTB Mars Anzhori, ke sejumlah kantor camat yang ada di wilayah Mataram dan Lombok Barat.

"Tim medis memang sengaja kami bawa untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada para petugas. Karena kita ketahui bersama kegiatan mereka disini sudah berjalan beberapa hari, mulai pagi hingga malam, jadi sepantasnya kita berikan dukungan kesehatan," kata Danrem Ahmad Rizal ketika ditemui wartawan di kantor Camat Narmada, Rabu.

Tim medis yang memberikan pelayanan kesehatan ini terdiri dari dokter dan perawat. Tidak hanya mengecek kondisi kesehatan, obat-obatan dan vitamin juga disiapkan oleh tim medis dan dibagikan kepada petugas yang dirasa membutuhkan.

Harapannya, dengan adanya dukungan pelayanan kesehatan ini dapat menjamin pelaksanaan rekapitulasi dan penghitungan suara ditingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) berjalan dengan aman dan lancar.

Sekretaris KPU NTB Mars Anzhori, dalam kesempatannya, menjelaskan rekapitulasi ditingkat PPK ini akan berlangsung dalam tenggang waktu lima hari kedepan. Namun apabila ada PPK yang belum selesai, pihaknya akan mengoordinasikan untuk penambahan waktu.

"Kalau ada yang belum selesai, nanti kita rekomendasikan lagi waktunya," ujar Anzhori.

Lebih lanjut, Ketua PPK Narmada Haryadi Susanto menyampaikan rekapitulasi yang dimulai sejak Sabtu (20/4) lalu, timnya telah menyelesaikan 17 desa dan hari ini akan diupayakan empat desa selesai.

"Tinggal besok hanya satu desa, Insya Allah pagi atau siang sudah selesai," kata Haryadi.

Kemudian terkait dengan kondisi kesehatan anggota timnya, Haryadi menjelaskan semua masih dalam keadaan sehat. Sempat ada yang mengalami kelelahan, namun setelah diberikan wakti untuk istirahat, kondisinya sudah pulih kembali.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar