Air di botol kemasan plastik yang didinginkan sebabkan kanker

id Air di Botol Plastik

Air di botol kemasan plastik yang didinginkan sebabkan kanker

Daur Ulang Sampah Plastik Dua pekerja memilah sampah botol air mineral untuk didaur ulang di bisnis unit daur ulang kawasan Kertalangu, Denpasar, Bali, Selasa (5/9/2017). Dua unit bisnis daur ulang yang ada di Bali saat ini mampu menghasilkan cacahan plastik bekas botol air mineral sekitar 6.000 ton per tahun untuk dijadikan bahan baku kain sintetis dalam upaya pengurangan pencemaran sampah plastik. (ANTARA /Nyoman Budhiana)

Mataram (ANTARA) - Seringkali beredar di media sosial berita bahwa membekukan atau mendinginkan air dalam botol plastik dapat meningkatkan risiko kanker.

Dalam narasi tersebut, proses pendinginan disebut dapat melarutkan zat-zat dari botol plastik yang jika dikonsumsi maka akan menyebabkan kanker pada manusia.

Klaim: Air dalam botol plastik yang didinginkan dapat menyebabkan kanker
Rating: Salah/Misinformasi

Klarifikasi disediakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dari Amerika Serikat, FDA, yang membantah bahwa zat yang digunakan untuk membuat plastik dapat larut ke dalam makanan.

FDA adalah badan yang mengatur tidak hanya keamanan makanan dan obat-obatan tetapi juga mengatur tentang zat yang bersentuhan langsung dengan makanan sebagai bagian dari proses pengemasan.

FDA menyatakan bahwa tingkat bahan kimia yang mungkin larut ke dalam makanan dari wadah plastik berada dalam batas aman.

Selain itu, FDA juga menyatakan tidak ada bukti bahwa botol atau kemasan plastik mengandung dioksin, bahan yang dituduh menyebabkan kanker. 
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar