ITDC membagikan 250 masker untuk pedagang asongan di Mandalika

id ITDC,PT Pengembangan Pariwisata Indonesia,KEK Mandalika,Mandalika,Lombok,NTB,COVID-19,Masker,Pedagang Asongan

ITDC membagikan 250 masker untuk pedagang asongan di Mandalika

Operations Head The Mandalika I Made Pari Wijaya saat memasangkan masker kepada salah seorang pedagang asongan di Kawasan Kuta Beach Park, The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. (ANTARA/ITDC/dok).

Mataram (ANTARA) - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) membagikan 250 masker kain kepada pedagang asongan yang selama ini berjualan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Managing Director The Mandalika I Wayan Karioka mengatakan, pembagian masker ini merupakan kerja sama ITDC dengan BNI dan BRI yang diberikan kepada para pedagang asongan sebagai upaya mempertahankan area Mandalika sebagai area bebas COVID-19 dalam memasuki tahapan normal baru (new normal) pariwisata.

"Ini juga merupakan bagian dari program ITDC Lawan Corona untuk mendukung pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19 di area The Mandalika dan sekitarnya," ujar Karioka dalam keterangan tertulis diterima di Mataram, Minggu.



Ia menyatakan, memasuki tahapan new normal pariwisata, kawasan pariwisata The Mandalika akan dibuka kembali untuk umum yang artinya wisatawan akan mulai berdatangan. Mengingat pedagang asongan merupakan salah satu pihak di dalam kawasan yang akan berhadapan langsung dengan wisatawan, maka penggunaan masker oleh para pedagang asongan ini menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak untuk mencegah kemungkinan penularan COVID-19.

ITDC berharap, penyaluran bantuan masker kepada pedagang asongan dan sosialisasi protokol kesehatan ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga diri dari kemungkinan penularan COVID-19.

"Selaku pengelola kawasan, kami berharap seluruh stakeholder The Mandalika, baik pengunjung, masyarakat, maupun para pelaku usaha, dapat terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin sebagai upaya bersama dalam mencegah penularan COVID-19," katanya.



Sementara itu, Operations Head The Mandalika I Made Pari Wijaya menambahkan sejauh ini, belum terdeteksi satupun kasus positif atau pasien COVID-19 baik di lingkungan pengelola kawasan, lingkungan stakeholder kawasan, maupun di lokasi proyek-proyek konstruksi di dalam kawasan.

Untuk mempertahankan status bebas COVID-19 ini, khususnya memasuki tahapan new normal pariwisata, pihaknya telah memasang peringatan untuk tetap menggunakan masker saat mengunjungi Kawasan The Mandalika.

Sebelumnya, melalui program Community Collaboration, ITDC telah mensosialisasikan informasi gerakan pentingnya cuci tangan pakai sabun dan masker untuk semua melalui spanduk, poster, dan flyer bersama komunitas-komunitas lokal di The Mandalika dan sekitarnya. Informasi tersebut telah dipasang pada area-area strategis di The Mandalika seperti tempat akomodasi, lapak pedagang, dan kantor desa penyangga serta dibagikan kepada masyarakat hingga pelosok desa.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar